Satroni Rumah Bidan di Garut, Maling Ini Babak Belur Dihajar Massa

Satroni Rumah Bidan di Garut, Maling Ini Babak Belur Dihajar Massa – Seorang pria bernama Abdul Jimmy (48) berniat menyatroni rumah seorang bidan untuk melakukan pencurian. Namun sayangnya, aksinya tersebut malah kepergok dan menjadi bulan-bulanan massa.

Aksi pencurian itu terjadi pada Sabtu (18/1/2020) siang di Kampung Ancol, Desa Selaawi, Kecamatan Selaawi, Garut. Pelaku saat itu hendak menyatroni rumah seorang bidan yang bernama Enung (45).

Kapolsek Limbangan Kompol Hermansyah saat dikonfirmasi mengatakan awalnya tersangka melakukan pengintaian lalu masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu depan.

Setelah berhasil mencongkel pintu, tersangka pun berhasil masuk ke dalam rumah. Niat jahat Abdul yang ingin mencuri pun memuncak. Tanpa membuang-buang waktu, dia langsung mengobrak-abrik seisi rumah dan mencari barang berharga milik korban.

Hermansyah mengatakan tersangka kemudian langsung mencari barang berharga dan mengobrak-abrik kamar korban.

Namun, ketika hendak mengambil barang berharga milik korban. Aksinya tersebut malah kepergok oleh pembantu korban. Karena merasa panik, Abdul pun langsung menodongkan golok yang dibawanya ke arah pembantu yang memergoki aksinya itu.

Herman mengatakan tersangka kemudian kabur melalui pintu depan, dengan mengendarai sepeda motor miliknya.

Pembantu korban pun juga berusaha untuk mengejar Abdul. Dia pun berteriak-teriak minta tolong sehingga warga berdatangan dan membantu mengejar pelaku. Hingga akhirnya, Abdul berhasil ditangkap oleh warga yang berjarak tidak jauh dari TKP.

Akhirnya Abdul menjadi bulan-bulanan massa. Wajahnya babak belur dihajar warga. Abdul kemudian diselamatkan oleh polisi yang tengah berpatroli.

Herman mengungkapkan saat itu petugas kami sedang melaksanakan patroli. Melihat kejadian itu, petugas segera mengamankan tersangka dalam kondisi sudah tidak berdaya akibat dihajar massa.

Abdul kemudian dibawa polisi ke kantor dan kini harus mempertanggungjawabkan semua perbuatannya.

Dia menambahkan selain pelaku, kami juga mengamankan beberapa barang bukti seperti sepeda motor, obeng, dan sebilah golok. Atas perbuatannya, kami dijerat dengan Pasal 363 Juntco Pasal 53 KUHP dan terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *