Sehat Lebaran – Tips Menjaga Kondisi Tubuh Saat Lebaran

Yang namanya lebaran adalah hari kemenangan dari umat Islam berada di seluruh dunia. Akan tetapi anda juga harus tetap terjaga di dalam hari raya ini. Sebab banyak juga yang mengalami kelelahan sampai-sampai jatuh sakit hingga di rawat berada di UGD rumah sakit di pekan pertama lebaran. Ada banyak yang mengalami suatu gangguan yang di antaranya seperti diare dan penyakit kronis yang sudah diderita menjadi kambuh lagi, seperti gula darah meningkat dan hipertensi yang tidak ada kontrolnya, serangan jantung dan juga stroke. Ini banyak yang tidak menghiraukan tentang ini semua.

“Ada antisipasi dengan beberapa penyakit setelah lebaran menjadi suatu hal yang penting sekali. Maka dari itu kita sendiri harus bisa selalu ingat, rentetan kegiatan dalam lebaran dengan beberapa aktivitas yang padat akan membawa kurang baiknya untuk kesehatan kita,” terang dari Ari Fahrial Syam, yang di ketahui dirinya adalah ahlir dari FKUI RSCAM, Praktisi Kesehatan sekaligus Dokter Spesialis Penyakit Dalam menyebutkan keterangan dalam jumpa pers berada di hari ini Selasa (5/7/16).

Ada beberapa ragam masakah khas Lebaran yang tidak jarang hanya bisa membawa kadar lemak di dalam tubuh menjadi meningkat lagi. Seperti di antaranya adalah rendang, kue-kue yang sudah terbuat dari bahan kuning telur yang banyak dan juga minuman bersoda dengan kandungan gula tinggi.

Ari telah memberikan saran kepada kita agar bisa tetap memperhatikan asupan makanan yang terlalu asin dan juga terlalu asin. Hati-hati jika memang tidak bisa menjaganya, orang yang sudah berhasil untuk diet selama dalam kurun 30 hari selama berpuasa maka akan mengalami kenaikan kembali berat badannya setelah Lebaran usai.

“Harusnya bisa banyak minum, lebihnya lagi kondisi kemarau yang ada di saat ini, kurangi makan dan minuman dingin dan jangan banyak makan gorengan akan membuat saluran pernafasan akan iritasi. Seperti membuat radang tenggorokan,” tambah dari Ari.

“Kami Keluarga RuangKabar Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri”

“Mohon Maaf Lahir Dan Batin”

ied

About The Author