Sejarah Dunia – CLEOPATRA VII

CLEOPATRA VII Philopator adalah ratu Mesir kuno. Walaupun masih banyak ratu Mesir yang lainnya yang juga menggunakan namanya, tapi ia yang paling dikenal dengan nama CLEOPATRA. Semua pendahulunya yang juga menggunakan nama hampir dilupakan oleh banyak orang.

CLEOPATRA adalah seorang penguasa Mesir bersama Ptolemeus XII, ayahnya, lalu saudara laki-lakinya sekaligus suaminya Ptolemeus XIII dan suaminya Ptolemeus XIV, dan akhirnya anaknya Caesarion. Cleopatra sendiri sukses saat mengatasi kudeta yang dirancang oleh para pendukung saudara laki-lakinya. Ia memiliki seorang anak dari pernikahannya dengan Julius Caesar dan tiga anak dari Mark Antony.

Cleopatra memilih untuk bunuh diri sewaktu Augustus (Octavianus) berhasil naik tahta dan menyerang Mesir. Cleopatra memasukkan tangannya ke dalam keranjang yang dipenuhi oleh ular berbisa.

Cleopatra berdarah Yunani dan dilahirkan pada awal tahun 69 SM. Ia dilahirkan dan dibesarkan di Kota Alexandria. Sejak kecil, Cleopatra sudah melihat adanya persengketaan dalam keluarganya. Diketahui bahwa ayahnya sudah selamat dari dua kali usaha pembunuhan. Bahkan, kakak perempuannya, Tryphaena juga mencoba meracuni Cleopatra sehingga pada saat itulah ia mulai menggunakan juru cicip.

Pada saat usianya 18 tahun, dimana Ptolemeus XII meninggal pada Maret tahun 51 SM membuatnya menjadi pemimpin gabungan dan Ptolemeus XIII yang masih berusia 12 tahun. Selama tiga tahun pertama, mereka sulit menguasai karena adanya masalah pada ekonomi.

Pada Agustus tahun 51 SM, hubungan merka rusak hingga Cleopatra menurunkan Ptolemeus. Namun, hal tersebut menghasilkan kelompok rahasia menurunkan kekuasaan Cleopatra dan menjadikan Ptolemeus sebagai pemimpin di tahun 48 SM. Akan tetapi, saat Cleopatra meninggalkan Mesir, Pompey terlibat dalam perang saudara Romawi. Pada tahun 48 SM, Pompey pun memutuskan untuk melarikan diri. Tepat pada tanggal 28 September 48 SM, Pompey dibunuh dengna cara dipenggal di hadapan istri dan anaknya. Ptolemeus sendiri berpikir bahwa dengan hal yang ia lakukan akan membuat Julius Caesar senang.

Namun, ternyata hal ini adalah sebuah kesalahan besar karena Caesar marah besar. Hal ini dikarenakan Pompey adalah seorang konsul dari Roma dan duda dari anak Julius Caesar, Julia Caesar. Inilah yang dijadikan kesempatan oleh Cleopatra untuk kembali ke istana dan bertemu dengan Caesar. Dipercaya bahwa Caesar terpesona dengan Cleopatra dan merka menjadi sepasang kekasih. Cleopatra memiliki anak pertama dari Caesar. Setelah melewati perang saudara pendek, Cleopatra pun kembali ke tahtanya dengan Ptolemeus XIV sebagai wakil pemimpin.

 

Sejarah Dunia

About The Author

Reply