Sejarah Dunia – Dari Cerita Einsten Tolak Jadi Presiden Israel

Memang dirinya yang sudah terlahir dari bangsa Yahudi besar bersama dengan para keluarg Yahudi, sang llimuwan Albert Einstein yang tidak serta merta untuk mendukung apa saja yang di laakukan dari para kaumnya, salah satunya adalah mendirikan dari negara Israel tersebut. Di dalam suatu kesempatan yang ada, Einsten katakan kalau dirinya merasa tidak setuju dengan berdiriny dari negara tersebut.

“Ide yang di gunakan untuk bisa membangun dari sebuah negara memang tidak sama dengan apa yang sudah terlintas di hati saya sendiri. Saya sebenarnya tidak paham dengan apa yang harus di dirikan dari negara tersebut. Pembangunannya yang masih adanya hubungan pemikiran yang masih sempit dan adnya halangan ekonomi. Saya merasa sangat yakin kalau hal ini akan menjadi lebih memburuk lagi. Saya selalu mencoba untuk melawan mereka,” ujar darinya pada saat tahun 1946 kepada  Anglo-American Committee of Inquiry.

Semua yang sudah di katakan oleh Einsten tersebut memang menjadi sangat mengejutkan untuk saaat itu, mengerti kalau dirinya adalah keturunan yang berasal dari Yahudi asli. Seperti yang sudah di ketahui yang ada Nazi yang sangat benci dengan Yahudi sehingga mereka mengusir orang yang mempunyai darah Yahudi yang ada di daerah jajahannya.

Akan tetapi dari pertentangan Einsten kepada adanya zionisme ternyata masih di pertahankan untuk bisa di jadikan alat bahkan dirinya mendekati dari ajalnya. Seperti dari contohnya dirinya yang sudah pernah untuk menolak tawaran yang ada untuk menjadi presiden dari Israel di mana itu sudah menjadi negara yang sudah dia tentang.

Pada saat itu dirinya yang sudah langsung di minta dari presiden pertama Israel yang bernama Chaim Weizmaann untuk bisa menggantikan presiden jika memang sudah meninggal dunia. Dengan cara yang halus einsten memberikan penolakan dari perinth tersebut, karena memang sudah tidak bisa menjadi presiden dari hati nuraninya.

Sampai daari napas terakhirnya berhembus pada tahun 1955, Einstein yang masih tidk menggubris dari adanya suatu tawaran tersebut. Dirinya lebih tertarik untuk membela aksi perdamaian dari Yahudi dan Arab itu lebih menarik.

About The Author

Reply