Home » Sejarah »

Sejarah Dunia – Kejanggalan Pendaratan Neil Armstrong di Bulan

 

Sejarah Dunia – Siapa yang tak tahu Neil Armstrong. Semua orang di dunia percaya, Armstrong, seorang berkebangsaan AS tersebut adalah manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan. Sejarah besar yang tercipta 20 Juli 1969 ini kini semakin dikenang ketika publik mendengar berita meninggalnya sang legenda beberapa waktu lalu. Namun kenangan ini bagi sebagian pihak justru adalah sebuah kontroversi.

Sejumlah pihak masih meragukan, apakah video yang menggambarkan Armstrong dan dua orang awak Apollo 11 lainnya itu adalah sebuah video tanpa rekayasa. Dugaan muncul bahwa NASA membuat video dengan teknologi sinematik dengan tujuan menunjukkan kemenangan atas Rusia. Ya, pendaratan itu memang terjadi pada periode yang sangat tidak stabil saat perang dingin di antara kedua negara.

Kebenaran sejarah itu semakin dipertanyakan saat diluncurkannya film Capricorn One yang diproduksi pada tahu 1978 oleh Warner Bros. Film itu sanggup menjelaskan special effect yang direkayasa untuk membuat seolah-olah terjadi pendaratan manusia di Mars. Publik lalu berpikir, mungkin saja video yang dibuat akhir tahun 1960-an itu dibuat dengan mekanisme yang sama dengan rekayasa dalam film tersebut.

Video pendaratan Armstrong di bulan yang asli pun sebenarnya telah memunculkan banyak pertanyaaan. Kejanggalan pertama adalah berkibarnya bendera yang ditancapkan di bulan. Pertanyaannya, apakah di bulan ada angin seperti di bumi sehingga membuat bendera berkibar?

Kejanggalan lain adalah munculnya arah bayangan yang berbeda-beda di video itu. Sebagian menduga hal ini terjadi akibat penggunaan cahaya studio padahal seharusnya matahari menjadi satu-satunya sumber cahaya. Ada juga yang mempertanyakan tidak nampaknya bintang-bintang pada foto yang dirilis NASA padahal tak ada atmosfer yang menutupi penglihatan di bulan.

Tapi tak semua meragukan hal pendaratan itu, ada sejumlah pihak yang berbalik membantah tuduhan-tuduhan itu. Mereka berpendapat, dengan teknologi yang ada saat itu, justru akan lebih mudah untuk benar-benar mengirim manusia ke bulan dibandingkan harus meniru kondisi bulan dari bumi. Mereka menyebut sebuah film yang lebih modern berjudul Apollo 13 saja kesulitan membuat gambar adegan melayang hanya salama 20 detik saja.

Di luar itu semua, Armstrong dan NASA jelas menjadi kunci kebenaran ini semua. Karena jika manusia benar-benar pernah singgah ke bulan, NASA tak merilis segala hal secara detil yang terjadi. Menjadi sangat sulit menerka jika ternyata informasi yang diperoleh publik telah terlebih dulu disaring oleh pihak NASA.

 

Sejarah Dunia

No related content found.

Be Sociable, Share!