Home » Sejarah »

Sejarah Dunia – Makam Prajurit Renaissance Ungkapkan Misteri Amputasi

 

Seorang prajurit Renaissance yang terluka dalam pertempuran mungkin tidak meninggal persis seperti yang telah diyakini oleh para sejarawan selama ini, menurut sebuah penyelidikan baru tentang tulang seorang prajurit.

Peneliti Italia membuka makam Giovanni dalle Bande Nere, seorang parjurit Renaissance, pekan ini untuk menyelidiki penyebab sebenarnya dari kematiannya. Giovanni lahir pada tahun 1498 dari keluarga Medici kaya dan berpengaruh. Garis keturunan yang menghasilkan tiga Paus dan dua Ratu Perancis. Ia bekerja sebagai kapten militer tentara bayaran untuk Paus Leo X (salah satu dari Paus keluarga Medici), dan berjuang dalam banyak pertempuran yang berhasil atas namanya. Ketika Paus Leo X meninggal pada tahun 1521, Giovanni mengubah seragamnya untuk memasukkan pita hitam sebagai tanda berkabung hitam.

Giovanni terluka dalam pertempuran pada tahun 1526. Ia dilaporkan bahwa kakinya diamputasi dan ia meninggal beberapa hari kemudian karena infeksi. Namun, penyelidikan terbaru atas Giovanni tetap mengungkapkan bahwa itu bukan tungkai kakinya yang diamputasi, tetapi telapak kakinya. Juga tidak ada kerusakan pada paha lelaki itu.

Makam Giovanni telah dibuka lima kali, termasuk penyelidikan pada tahun 1945. Konfirmasi luka pria ini telah menciptakan misteri medis.

Kerangka Giovanni berada dengan kelurga dari istrinya, Maria Salviati dalam dua peti di ruang bawah tanah kapel Medici di Florence. Tibia dan Fibula Giovanni ditemukan digergaji karena amputasi. Tidak ada kerusakan pada femur (tulang paha).

Pengukuran awal menunjukkan bahwa Giovanni memiliki tinggi sekitar 5 kaki, 10 inci (178 cm). Para peneliti, yang dipimpin oleh paleopathologiwan Gino Fornaciari dari University Pisa italia, juga menemukan tabung kaca dengan kartu yang digulung di dalamnya yang bisa menjadi tempat prasasti. Wadah ini tidak disebutkan dalam laporan penyelidikan awal ruang bawah tanah.

Ferri mengatakan, tim akan terus mengukur dan menganalisis tulang sebelum menguburnya kembali. Temuan awal ini belum dipublikasikan dalam jurnal peer-review. Penelitian ini telah memperbaiki tahun kelahiran Giovanni. yaitu 1498, bukan 1598.

 

 

Sejarah Dunia

Be Sociable, Share!