Home » Sejarah »

Sejarah Teknologi – Asal Mula Maraknya Perang Cyber

 

Di saat dunia kini sudah semakin canggih dan juga modern, perang tidak hanya berada di dunia nyata saja, akan tetapi perang justru banyak terjadi berada di dunia internet. Cerita ini di awali pada tahun 1945, di mana dari Amerika yang sudah meluncurkan adanya dua bom atom yang bernama Little Boy and Fat Man atas Jepang.

Setelah adanya kejadian tersebut era di muai 70 tahun setelah jatuhnya bom yang ada di kota Hiroshima dan Nagasasi, Amerika dan Israel yang telah membentu adanya proyek nuklir dan bebrapa Negara yang lain bermunculan menjadi Negara dengan kekuatan nuklir sendiri. Maka dari itulah muncul juga dari perang cyber.

Berada di tahun 2007 silam, ada sebuah virus computer yang sudah di sebut dengan nama Stuxnet menjadi virus pertama yang sudah di deteksi oleh antir virus. Walaupun tanda dari virus tersebut mungkin sudah ada sebelumnya, akan tetapi masih belum bisa di deteksi.

Setelah virus tersebut terdeteksi termasuk menjadi vrus yang mematikan, ada 3 virus yang mengikutinya yang berusaha untu menghancurkan proyek uranium Iran dan NAtanz. Virus Stuxnet adalah salah satu virus yang bisa untuk beerja secara tersendiri merusak dan mengubah dari semua data yang sudah di susupi. Kabarnya akibat adanya virus ini, Iran mengalami suatu kerugian terkait dengan proyek Uranium mereka.

Virus tersebut akan bisa memperlambat adanya pembentukan proyek Uranium Iran, seperti kutian dari BI. Stuxnet adalah salah satu virus yang pertama di dokumentasikan berada di dalam perang cyber yang bisa merusak fisik bukan hanya datanya saja.

Setelah muncul adanya virus Stuxnet tersebut, para peneliti yang berasal dari Symantec, Kapersky dan beberapa ahli computer yang ada di Amerika-Rusia berusaha untuk meneliti kemampuan dari virus yang lainya/

Dari seorang penulis Wired, bersamaan dengan Zetter menyebutkan setelah kejadian virus pertama Stuxnet, kini banyak muncul dari beberapa virus yang lainnya yang bisa melakukan kerusakan visiknya.

Be Sociable, Share!