Sepak Bola Dunia – Antonio Conte, The Special One dari Italia

 

Sepak Bola Dunia – Pelatih Juventus, Antonio Conte, disebut Jose Mourinho layak diberi julukan The Special One dari Italia. Conte, yang sekarang sedang menjalani skorsing sepuluh bulan akibat kasus scommessopoli, dinilai Mou memiliki kemiripan dengannya sebagai nakhoda tim.

Seperti diketahui, pria Portugal yang kini menukangi Real Madrid itu mengikrarkan diri sebagai The Special One saat pertama tiba di Chelsea usai memenangi Liga Champions 2004 dengan FC Porto, dan label tersebut terus lekat dengan Mou meski beberapa waktu lalu ia mengaku sekarang lebih suka dipanggil The Only One.

Conte sendiri mendapat nickname serupa dari para tifosi menyusul keberhasilan mengantar Bianconeri merengkuh scudetto musim lalu alias musim perdananya bertugas di Turin. Jose Mourinho tak bermasalah ketika ada media yang menyebut Conte sebagai The Special One asal Italia. Sebaliknya, pelatih Real Madrid berkebangsaan Portugal itu justru merasa terhormat karena Antonio Conte disebutnya sebagai seorang pemenang yang berkharisma.

“Fans menjuluki Conte The Special One-nya Italia? Saya menyukai itu. Saya merasa terhormat. Dia agak mirip dengan saya,” ucap Mourinho dilansir Tuttosport.

“Saya sangat menyukai Conte sebagai pelatih. Dia tahu apa yang diinginkan dan dia adalah juara sejati. Dia memiliki banyak karisma.”

Conte memimpin Juventus menjadi juara Italia musim lalu tanpa pernah terkalahkan. Conte kemudian dikenal bukan hanya karena ahli meracik tim, tapi juga kemampuannya memompa semangat tim. Conte saat ini tengah menjalani hukuman sepuluh bulan akibat tuduhan mengetahui adanya pengaturan skor ketika melatih Siena. Namun Mourinho meyakini bahwa Juve akan tetap bisa tampil bagus di Liga Champions, meski tanpa Conte.

“Tidak usah membohongi diri sendiri. Juventus adalah tim besar di Eropa dan akan sangat normal jika mereka tampil bagus di Liga Champions. Jika mereka bisa menjadi juara, itu baru namanya kejutan karena mereka absen dari kompetisi Eropa musim lalu,” ucap Mourinho.

Bahkan anak asuhnya di Juventus, Gianluigi Buffon, mengatakan Antonio Conte ibaratkan seekor singa yang terkurung karena menjalani sanksi skorsing sepuluh bulan. “Bukannya absennya Conte karena skorsing malah membantu tim, pelatih sepertinya memiliki pengaruh tersendiri di ruang ganti dan di bangku cadangan saat pertandingan,” kata Buffon.

“Ia membuat sebuah karya indah tahun lalu dengan kemenangan dan memberikan kami mental juara, tapi saya sekarang melihatnya bak seekor singa yang terkurung.”

“Kewaspadaan diri kami dan gaya bermain merupakan buah tangan Conte, tapi kami tetap merindukan kehadirannya di pinggir lapangan,” tandas kapten Juventus itu.

 

Sepak Bola Dunia

Be Sociable, Share!