Teknologi Dunia – Penggunaan Drone Sekarang Dilarang Di Eropa

Seperti dari sang pemilik adanya drone yang memang ingin bisa menerbangkan dari wahana nirawak tersebut berada di London harus bisa lebih berhati-hati untuk memilih adanya lokasi. Pasalnya beberapa taman yang berada di kota Inggris itu sudah menjadi suatu zona terlarang untuk penerbangan drone.

Berasal dari info yang ada sudah di rangkum oleh Kompas Tekno berasal dari media Electronista, hari Rabu lalu (11/3/15), tepatnya enam taman dari Royal Parks yang ada di London yang sudah menegaskan tidak boleh untuk menerbangkan drone, termasuk dari Hyde Park dan Park St James Park.

Seorang dari juru bicara Royal Parks memberikan keterangan kalau dari drone tersebut sudah dipandang akan bisa memberikan gangguan kepada kehidupan binatang berada di taman serta untuk bisa memberikan ancaman kepada pengunjung yang lain.

Berada di samping itu, sudah ada suatu tingkat kecemasan kalau adanya drone yang biasa dipakai untuk suatu sarana terorisme sehingga bisa memberikan ancaman kepada keamanan keluarga dari kerajaan Inggris yang dimana tinggal berada di dekat dari taman-taman tersebut.

Sementara lebih dari itu, berada di Paris, Perancis dari beberapa pengelola museum yang memang sedang untuk mempertimbangkan untuk bisa memberikan larangan untuk menggunakan seperti tongkat narsis, atau di namakan tongsis.

Alat ini yang mempunyai panjang dan ujungnya bisa bertengger berada di ponsel itu memang masih dicemaskan bisa menyenggol atau bisa jatuh dengan menimpai adanya beberapa benda – benda seni yang berada di dalam museum maka dari itu akan bisa merusaknya.

Pengunjung dari museum yang nantinya akan bisa memotret selfie dengan menggunakan tongsis berada di dekat beberapa obyek yang dimana harganya tidak ternilai.

Selain adanya museum, ada beberapa panggung yang di mana juga sudah memberikan larangan untuk menggunakan tongsis agar tidak memberikan gangguan kepada pandangan penonton. Berada di korea selatan, pengguna tongsis yang masih belum bisa diregistrasi yang bahkan bisa mendapatka suatu denda besarnya sampai belasan dollar.

About The Author