Teknologi – Pesawat Luar Angkasa Osiris-Rex Berhasil Diluncurkan

 

Misi NASA untuk mengambil potongan asteroid di luar angkasa dan membawanya kembali ke bumi telah di realisasikan pada Kamis (8/9) malam waktu setempat. Pesawat luar angkasa yang bernama Osiris-Rex telah berhasil diluncurkan menuju luar angkasa.

“Kalian akan senang mengetahui bahwa kami memiliki segalanya persis sempurna,” kata Dante Lauretta, seorang peneliti utama NASA dalam sebuah konferensi pers setelah peluncuran pesawat luar angkasa Osiris-Rex.

Pesawat itu akan memulai perjalanannya diatas sebuah roket yang bernama Atlas 5 yang akan membawanya ke langit musim panas di atas Cape Canaveral, Florida. Diperkirakan sekitat 7 tahun di mulai dari sekaran, pesawat itu akan kembali mendarat ke bumi dengan parasut yang telah disiapakan untuk pendaratan di gurun Utah dengan membawa kepingan asteroid, yang akan digunakan sebagai bahan oleh para ilmuan untuk meneliti awal terjadinya pembentukan tata surya, termasuk molekul-molekul yang memunculkan kehidupan di bumi.

Sekitar dua belas menit setelah lepas landas, tahapan kedua pada mesin Atlas 5 telah dimatikan dan menyisakan Osiris-Rex yang terbang sendiri disekitar orbit bumi. Setelah beberapa saat meluncur, mesin pendorong hidup lagi untuk membawa pesawat mengitari jalur orbit Matahari. Setelah pesawat terpisah dari tahapan kedua, kemudian menghidupkan sistem tenaga matahari dan menghubungkan komunikasi dengan kontroler di Bumi.

“Pesawat Osiris-Rex dalam kondisi berfungsi dan sehat,” kata Richard Kuhns, seorang manajer program di Lockheed Marti tempat di mana membangun pesawat luar angkasa tersebut.

Satu tahun dari sekarang, Osiris-Rex telah diprogram untuk terbang kembali dan melintas di sekitar Bumi, menggunakan gaya gravitasi planet untuk memiringkan sudut orbit agar cocok dengan Bennu, asteroid yang kaya karbon  yang berdiameter 1.600 kaki yang memiliki orbit mengelilingi matahari yang mirip dengan Bumi. Besarnya asteroid ini diperkirakan sama dengan gedung Empire State Building.

Osiris-Rex yang merupakan kepanjangan dari Origins, Spectral Interpretation, Resource Indentifivation, Security, Regolith Explorer diperkirakan akan mendekati Bennu pada tahun 2018, memasuki orbit selama lebih dari satu tahun pengamatan untuk memungkinkan para ilmuan mencari tempat yang cocok untuk menggali sampel di asteroid tersebut. Diperkirakan pada tahun 2021 Osiris-Rex meninggalkan asteroid Bennu dan mendarat di Bumi pada tahun 2023 mendatang.

 

Be Sociable, Share!