Terbakar Api Cemburu, Pria di Batang Tega Bunuh Istrinya Yang Sedang Hamil

Terbakar Api Cemburu, Pria di Batang Tega Bunuh Istrinya Yang Sedang Hamil – Seorang pria bernama Ahmad Suryo Putra Nugroho alias Abdul Kohar (29) tega membunuh istrinya sendiri bernama Siti Anisah (24) yang diketahui tengah hamil lima bulan. Jasad korban ditemukan di dalam kamar mandi di rumah saudaranya.

Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis, saat jumpa pers di kantornya pada Kamis (12/11/2020) mengatakan usai dilakukan penyelidikan secara intensif, kami akhirnya mendapati bukti-bukti yang kuat jika korban dibunuh oleh suaminya sendiri.

Edwin menjelaskan aksi pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (7/11/2020) sekitar pukul 08.00 WIB di rumah saudara korban yang terletak di Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Pelaku sebelumnya juga sempat menganiaya korban sampai pingsan.

Dalam kondisi pingsan, lanjut Edwin, korban kemudian dibawa ke kamar mandi dan kepalanya dimasukkan ke dalam ember berisi air sampai tewas.

Edwin menambahkan untuk menghilangkan jejak, pelaku meracik cairan berbahan minuman kaleng yang dicampur vitamin janin lalu dimasukan ke mulut serta hidung korban, sehingga terlihat seperti overdosis.

Tetapi, berdasarkan hasil autopsi serta bukti-bukti yang sudah dikumpulkan membuktikan bahwa korban meninggal dunia karena dibunuh.

Pelaku pun mengaku tega menghabisi nyawa istri yang baru dinikahinya selama enam bulan itu karena terbakar api cemburu. Pelaku sering dibanding-bandingkan dengan mantan pacarnya yang dulu. Pelaku pun merasa cemburu dan marah.

Pelaku mengatakan awalnya dia mencoba untuk membangunkan istrinya untuk salat subuh, namun tangannya ditampik sehingga membuatnya emosi.

Pelaku kemudian memukul dan mencekik leher istrinya menggunakan kain. Dia juga membekap mulut serta hidung korban sampai pingsan. Kemudian dia menghabisi nyawa istrinya di kamar mandi. Pelaku juga mengaku sudah memasukkan vitamin janin dan minuman ke mulut istrinya agar seolah kematiannya akibat overdosis.

Edwin menambahkan polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa ember, gayung, baju wanita berenda warna hitam, kaus warna hitam, celana pendek warna biru, 12 butir kapsul vitamin, buku kesehatan ibu dan anak, dan kartu periksa kesehatan.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 338 KUHPidana subsider pasal 44 UU RI No 23 tahun 2004 tentang KDRT dan terancam hukuman paling lama 15 tahun kurungan penjara.

Usai dilakukan autopsi, jenazah korban kemudian dimakamkan di kampung halamannya pada Sabtu (7/11/2020) malam. Ibu korban bernama Rohati, menyampaikan rasa kehilangan dan berharap agar pelaku dihukum yang seberat-beratnya.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *