Tips Baru Kesehatan – Kesepian Dapat Berakibat Buruk Untuk Kesehatan

Memang  ancaman kesehatan dapat muncul dari manapun. Mulai pola hidup, kebiasaan serta pola makan, sampai dengan aktivitas kita sehari-hari. Tapi tahukah Anda ternyata kesepian pun dapat berakibat kurang baik terhadap kesehatan? Sebuah penelitian terbaru University of Chicago menyatakan kesepian memberikan persentase kematian setingkat dengan obesitas. Selain itu, orang yang mengalami kesepian memiliki resiko 14 persen lebih buruk meninggal terlebih dulu dibanding orang yang bermasalah kesehatan disebabkan dari kemiskinan.

Psikolog pemimpin penelitian, Profesor John Cacioppo, menyatakan banyak orang yang bilang mereka menikmati kesendirian. Padahal, kenikmatan saat sendiri tak senilai rasa sakit yang mereka tanggung. “Kesepian berhubungan erat pada kadar hormon stes atau cortisol yang cukup tinggi. Hal ini berakibat pada resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi stroke serta lemahnya sistem daya tahan tubuh,” terang Prof Cacioppo seperti yang dikutip pada Independent, Rabu (19/2/2014).

Ia juga sempat mengatakan bahwa kesepian itu akan bertambah buruk seiring dengan bertambahnya usia. Berdasarkan hasil dari penelitiannya itu menunjukkan diantara 20 hingga 40 persen dari orang dewasa yang telah masuki usia pensiun merasakan kesepian yang lebih, makin sedikit dari teman serta keluarga yang mereka punya, makin besar juga kesepian yang akan mereka rasakan.

Penelitian ini dijalankan Prof Cacioppo pada 2.000 orang dewasa berumur 50 tahun lebih. Usai survei yang berupa kuesioner diberikan, peneliti kemudian memantau kondisi kesehatan dari tubuh serta jiwa orang-orang ini hingga enam tahun lamanya. Hasilnya, penelitian menunjukkan adanya perbedaan sangat mencolok pada grafik kesehatan diantara pasien kesepian dan yang tidak. Menurut keterangan Prof Cacioppo, hal tersebut merupakan akibat dari pemahaman tentang pensiun yang salah.

“Kita berpikir membeli rumah dekat pantai ataupun gunung lalu menghabiskan umur dengan bahagia. Faktanya, saat Anda memiliki rumah pensiun terletak jauh dari keluarga, teman serta rekan kerja, maka usia pensiun Anda akan menjadi tak semenarik dari bayangan Anda,” jelas dokter yang telah mengadakan penelitian serupa pada China serta Eropa tersebut. Prof Cacioppo juga menyarankan agar tak ‘mati kesepian’, orang harus membuat rencana pensiunnya dengan sempurna. Antara lain dengan memilih rumah yang dekat dari anak maupun saudara, ataupun dengan cara tinggal pada kawasan penduduk usia lanjut serta pensiunan.

About The Author

Reply