Tips Kesehatan – Workaholic Bisa Membuat Orang Gangguan Jiwa

 

Ini ada kabar baru untuk anda yang sangat gemar bekerja, atau disebut juga dengan nama workaholic. Dari sebutan itu di berikan kepada banyak rekan anda kepada anda bisa membuat anda semakin merasa senang dan bangga. Akan tetapi harus bisa anda ketahui gila kerja atau workaholic ini mempunyai suatu kecenderungan untuk mendapatkan gangguan kejiwaan seperti yang sudah di kabarkan di dalam suatu study terbaru. Terbaru berasal dari sebuah penelitian berasal dari University of Bergen, Norwegia sudah disebutkan kalau orang gila akan kerja sudah di tandai dengan gangguan kejiawan tertentu yang di antaranya seperti Obsessive Compulsive Disorder (OCD), merasa cemas, depresi dan Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Hal ini yang sudah di ketahui berasal dari study dimana telah melibatkan sebanyak 16.400 pekerja. Ternyata sudah di ketahui ada sebanyak 7,8 persen di antaranya termasuk di dalam kualifikasi gila kerja. Hasilnya memang sangat mengejutkan sekali.

Oarng yang selalu terpikirkan masalah tugas kantor bukanlah orang yang workaholic. Akan tetapi mereka adalah orang-orang yang tidak menghargai hidup dan juga kesehatannya. Melihat dari hasil sebuah studi berasal dari seorang peneliti yang bernama Schou Andreassen, orang yang mengindap Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) ini cenderung sangat sulit untuk konsentrasi di saat ada banyak orang berada di sekitar mereka dan cenderung menantikan jam kerja mereka selesai untuk memulai untuk selesaikan pekerjaan.s edangkan orang yang mengindap OCD cenderung sangat terobsesi dengan detil, ini sangat berdekatan dengan sebutan workaholic. Berasal dari studi tersebut, para peneliti yang butuh untuk memberikan batasan kerja kepada mereka agar tidak benar-benar mendapatkan gangguan kejiwaan.

“Dalam mencegah akan kegilaan bekeja itu berkembang, ada beberapa hal yang harus di lakukan untuk mencegah workaholic. Yang paling utama berada di masa modern yang seperti ini karena ada teknologi yang telah mengaburkan garis antara rumah dengan kantor anda,” terang dari Schou Andreassen yang disebutkan dalam laman media Huffington Post berada di hari Jumat lalu (17/6/16).

No related content found.

Be Sociable, Share!