Tips Sehat Wanita – Ini Sebab Melebarnya Pori-Pori Anda

Ada suatu masalah yang sudah sering muncul berada di area wajah dimana itu adalah pori-pori yang terlihat mengganggu jika melebar. Kondisi ini sering di keluhkan dari para wanita karena memberikan gangguan pada penampilan mereka. Lalu bagaiamana untuk menormalkan kembali pori-pori tersebut?

Untuk yang pertama, dari pori-pori yang lebar akan bisa terjadi karena adanya proses facial yang tidak dilakukan secara baik dan benar, khususnya adanya proses pengangkatan komedo dan pembukaan dari pori-pori tersebut.

“Harus bisa dipastikan salah seorang staf estetika hanya membersihkan pori-pori yang terkena sumbatan, bukan dari semua pori-pori,” terang dari dermatologi yang berasal dari Amerika Serika bernama Macrene Alexiades-Armenakes MD PhD.

Jika memang dari pori-pori tersebut tidak dibersihkan dahulu lalu ikut dalam suatu proses facial, maka bisa dipastikan pori-pori tersebut bisa melebar secara permanen.

“Pori-pori yang sudah tertrauma akan bisa menimbulkan adanya jaringan parut, dimana memberikan ceruk lebih dalam lagi daripada pori-pori tersebut,” terang darinya lagi menambahkan lebih jelas setelah dibantu oleh rekannya asisten profesor klinis dermatologi bernama Sonia Batra MD MPH.

Untuk yang kedua, adanya benjolan jerawat yang sudah membuat dari pori-pori bisa melebar. Penyebab dari pori-pori bisa membesar ini adalah kelencar sebaceous yang tidak bisa untuk mengecil kembali dengan baik, bahkan di saat dari kulit tidak lagi bisa memberikan pengeluaran minyak lebih banyak lagi.

“Jika memang dari penggunaan perawatan topikal saja dalam kurun tiga bulan akan maksimal dalam membuahkan hasil, terapi poto penyinaran akan bisa menjadi suatu solusi. Dari solusi ini akan bisa melakukan adanya penetrasi pada pori-pori selama kurang lebih satu jam lamanya, kemudia dengan menggunakan cahaya biru yang sudah menyinari adanya pori-pori tersebut selama kurang lebih 10 menit lamanya. Dari sebagian pasien hanya membutuhkan kurang lebih tiga sampai lima sesi waktunya. Di awalnya dalam perawatan ini bisa membuat kulit anda bisa terasa terbakar adanya sinar ultraviolet dari matahari dalam kurun beberapa hari ke depan,” tutup jelas dari Elizabeth Hale, profesor dermatologi asli dari University Langone Medical Center, New York AS.

About The Author