Tipu Bidan di Kulon Progo Dengan Iming-ming Umrah-Wisata, Sales Susu di Bantul Ditangkap

Polisi menangkap seorang sales susu yang diketahui bernama Dwi Setyaningsih (31) di Bantul atas kasus penipuan terhadap bidan di Kulon Progo, DIY. Pelaku menipu korban dengan iming-iming umrah atau wisata dan berhasil meraup uang Rp 200 juta.

Kapolres Kulon Progo bernama AKBP Muharomah Fajarini mengatakan adapun modus pelaku yakni mengajak korban untuk mengikuti program susu ibu hamil. Kalau korban secara rutin mau membeli susu senilai Rp 3,5 juta per bulannya selama dua tahun beruntun, korban dijanjikan akan mendapatkan hadiah berupa umrah atau berwisata,

AKBP Muharomah mengatakan kemudian uang dari para bidan itu tidak disetorkan oleh pelaku, melainkan dipakai untuk kepentingan pribadinya.

AKBP Muharohmah menambahkan uang yang dibayarkan para bidan ke pelaku rupanya tidak dipakai untuk membeli produk susu, tetapi digunakan untuk melunasi utang pribadi.

Dia menjelaskan Dwi melakukan aksi penipuan itu hanya seorang diri. Hingga kini, kami sudah menerima laporan atas kasus tersebut dari delapan bidan yang ada di Kulon Progo.

Kedelapan bidan yang melapor itu tersebar di beberapa daerah yaitu di Kapanewon Sentolo ada satu orang, Nanggulan ada satu orang, Pengasih ada dua orang dan di Lendah ada empat orang.

AKBP Muharohmah mengatakan dari 8 korban yang sudah melapor, total kerugian mencapai Rp 200 juta. Kami menduga masih ada korban lainnya, jadi kami meminta kepada siapapun yang pernah menjadi korban penipuan itu harap segera melapor ke polisi.

Menurut pengakuan Dwi, ia sudah bekerja sebagai sales susu ibu hamil selama 4 tahun. Dwi juga mengaku aksi penipuannya itu sudah dilakukan sejak tahun 2019 lalu.

Dwi menuturkan dari kantor memang bener-bener ada progam paket umrah dan wisata, pada tahun lalu sudah ada yang mendapatkan hadiah berwisata. Hanya saja, ada sebagian yang uangnya sudah saya pakai.

Ibu dari dua anak itu mengaku nekat melakukan penipuan itu karena terjerat utang. Dwi mengaku uangnya saya gunakan untuk melunasi utang. Selama ini, saya hanya bisa gali lubang tutup lubang saja.

Akibat perbuatannya itu, kini Dwi sudah ditahan di Mapolres Kulon Progo. Tersangka akan dijerat pasal 378 KUHP terkait penipuan dan terancam hukuman paling lama empat tahun kurungan penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *