Unik dan Aneh – 8 Aturan Cewek di Arab Saudi yang Sulit Membuat Anda Percaya (Part I)

Sejarah Hak Asasi Manusia baru saja dirayakan di beberapa belahan dunia. Dan Negara terakhir yang mengijinkan para wanitanya membawa mobil sendiri adalah Arab Saudi. Arab Saudi memang dari dulu terkenal sangat ketat dengan aturan terhadap wanita-wanitanya bahkan ada undang – undang serta dam atau denda bagi yang melanggar aturan tersebut. Adanya isu pelanggaran Hak Asasi Manusia setelah adanya peristiwa pencambukan yang dialami Shaima Jastaina karena ia menyetir mobil sendiri tanpa izin. Namun masih banyak Hak Asasi Perempuan yang tak dipenuhi di Negara Arab Saudi.

Marilah kita bahas bersama – sama ulasanya berikut ini.

  1. Berbaur dengan bebas dengan lawan jenis.

Di Arab Saudi sana perempuan tidak boleh berbaur dengan lawan jenis kecuali jika berada di tempat – tempat khusu seperti rumah sakit, bank dan sekolah. Selain dari tiga tempat tersebut para wanita disana tak bisa bebas bergaul dengan lawan jenisnya yang bukan keluarga mereka. Berbaur disini artinya adalah berbicara, atau berinteraksi dalam berbagai hal dan berada di kerumunan para lelaki. Bahkan sempat ada perintah dari pemerintah untuk membangun tembok pemisah di tempat umum seperti toko dan tempat makan agar meminimalisir interaksi kecuali untuk pihak keluarga saja.

  1. Mendirikan atau bergabung menjalan bisnis tanpa sponsor seorang pria

Nampaknya disana adi kuasa lelaki masih dinomor satukan. Seperti ketika kamu akan membuka bisnis. Kamu akan kesulitan jika tak melibatkan minimal 2 orang lelaki dalam urusan bisnismu. Karena pihak bank tak akan meminjami modal tanpa ada minimal 2 orang yang tergabung dalam bisnismu itu. Ini juga merupakan salah satu aturan yang cukup kontraversial di Arab Saudi. Namun sebagai warga, ya memang harus mematuhi peraturan dari pemerintah.

  1. Hak asuh anak setelah bercerai

Satu hal lagi yang sulit kamu dapatkan ketika sudah bercerai dengan suamimu. Hak asuh anak akan menjadi urusan sulit untukmu. Jika anakmu lelaki masih berumur 7 tahun dan anak perempuanmu masih berumur 9 tahun maka kamu bisa mendapatkan hak asuh namun jika sudah melewati , hak asuh mereka otomatis jatuh ke tangan bapak dari anak-anak tersebut. Hal ini juga sudah diatur dalam undang – undang setempat, sehingga akan sulit sekali untuk disangkal.

About The Author