Unik dan Aneh – Kumpulkan 800 Keturunan, Halal Bihalal Terbesar

 

Unik dan Aneh – Momen Lebaran yang dirayakan Muslim di seluruh dunia ternyata menciptakan hal unik bagi keluarga di Alor Setar, Malaysia. Tercatat sekitar 800 keturunan yang merupakan pendiri Kampung Paya Pahlawan. Pertemuan inilah yang kemudian diklaim sebagai acara halal bihalal keluarga terbesar dalam momen perayaan Idul Fitri. Acara tahunan itu telah dilakukan sejak tahun 1974 ketika momen Idul Fitri. Inisiator dari acara halal bihalal ini adalah Datuk Syeikh Abu Bakar. Menurut salah seorang kepala keluarga, Syeikh Alauddin Abu Bakar, keluarga tersebut berasal dari beberapa wilayah di Malaysia, termasuk Sarawak dan Sabah.

Sanak saudara ini dilaporkan berasal dari kurang lebih 100 keluarga yang dimulai dari generasi kelima hingga generasi ke-13. Mereka berasal dari keturunan Tok Nai Din. Dengan adanya halal bihalal tersebut, tahun ini merupakan acara tahunan yang ke-39 dan berhasil mengumpulkan sanak keluarga yang berasal dari Amerika Serikat, Meksiko, Inggris, dan Arab Saudi. Biaya fantastis juga harus dikeluarkan untuk membiayai makan dan minum acara ini, yaitu sekitar 1.300 dólar AS yang senilai 12,5 juta rupiah.

Dengan adanya perkumpulan ini, maka perlu perjuangan ekstra untuk menyebarkan undangan mengenai acara halal bihalal ini. Untuk memudahkan penyebaran undangan, maka penggunaan teknologi menjadi andalan, terutama saat ini. Sekarang ini, mereka menggunakan Facebook dan blog untuk menyebarkan undangan. Dengan demikian, teknologi canggih yang ada saat ini sangat berperan besar dalam memudahkan penyampaian informasi sehingga lebih efektif dan akurat. Hal ini lebih mudah dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya yang harus menyebarkan undangan melalui mulut ke mulut.

Diakui Syeikh Alauddin Abu Bakar, respon yang baik diberikan saudaranya tersebut, bahkan undangan tersebut bisa menyatukan sekitar 1.000 keluarga yang berasal dari Brazil dan Australia melalui kontak. Kejadian itu berlangsung empat tahun silam.

Untuk mempertemukan keluarga besar tersebut, pihak panitia harus menyiapkan sebuah gedung luas yang berada 20 kilometer dari Alor Setar, sebuah ibukota Keda. Di dalam gedung tersebut, berkumpulah keluarga untuk saling mengingat silsilah keluarga. Syeikh Alauddin menceritakan jika Tok Nai Din merupakan sosok yang berasal dari Thailand pada 1792. Nai Din juga diketahui pernah terlibat dalam perang Thailand. Saat ini makamnya berada di Paya Pahlawan.

 

Unik dan Aneh

No related content found.

Be Sociable, Share!