Unik Dan Aneh – Mobil Jeep Terbuat Dari Ribuan Kaleng Bekas

Adanya suatu Jeep Wrangler yang satu ini memang sangat unik sekali, mobil buatan berasal dari negara Amerika Serikat yang sudah di ketahui banyak kalangan berada di dunia. Mobil yang satu ini mempunyai suatu bodi yang kokoh. Selain dari bodinya yang kokoh, Jeep Wrangler ini mempunyai tenaga sangat kuat di saat di geber berada di medan sangat sulit. Namun untuk Jeep Wrangler satu ini jauh lebih unik lagi.

Bagaimana tidak, mobil Jeep Wrangler yang aslinya mempunyai bodi yang kokoh, namun ini malah menggunakan bahan utama dari kaleng bekas makanan. Jeep Wrangler kaleng ini sudah di buat dari beberapa remaja yang usianya di antara 12 sampai dengan 18 tahun.

Seperti yang dikabarkan berada di dalam media Carscopps, pembuatan Jeep Wrangler yang menggunakan bahan kaleng ini merupakan suatu bagian dari peringatan di hari ulang tahun negara Kanada, yang sudah jatuh berada di tanggal 1 Juli lalu. Dari tugas ini sudah di utuskan oleh perusahaan mobil yang bernama Fiat-Chrysler di tujukan langsung kepada para remaja.

Untuk bisa untuk membuat Jeep Wrangler ini, setidaknya mereka membutuhkan waktu sekitaran 12 jam dengan kurang lebih 4500 kaleng bekas makanan dan minuman untuk bisa membangun semacam persis dengan Jeep Wrangler.

Keterangan dari Reid Bigland, yang menjadi Presiden dan CEO Fiat Chysler Automobiles Kanada, bahwa hal ini di lakukan untuk bisa meningkatkan adanya kesadaran masyarakat dari usia dini akan masalah kelaparan dan juga kemiskinan yang berada di dunia, termasuk berada di Kanada.

“Ini yang juga untuk bisa menunjukkan kepada para siswa yang sudah terlibat betapa sangat pentingnya dan sangat senangnya mereka menggeluti akan ilmu pengetahuan, teknik, teknologi dan juga matematika,” terang dari Bingland menjelaskan.

Mobil yang saat ini disebut dengan nama Wrangler “Canstructed” bisa di lihat berada di tepi pantai Vancouver Canada Place. Untuk bisa membuat Jeep Wrangler ini, dari perusahaan Fiat-Chrysler juga menyumbangkan makanan dan minuman kaleng kepada para orang tidak mampu di sana.

About The Author