Waspadai Peredaran Narkotika di Facebook

  Berita Narkoba Terbaru datangnya dari Facebook yang di katakan telah adanya peredaran dan penjualan yang marak berjenis Narkoba. Dan hal ini kini semakin di usut dan di awasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan langsung bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk menemukan jaringan secara online penjualan Narkoba.

Brigadir Jenderal Benny Mamoto, Direktur penindakan dalam kasus Narkoba BNN mengatakan akan terus melacak sumber penjualan Narkoba di Facebook tersebut. Menurut Mamoto modus ini berjenis dan menggunakan layanan jaringan sosial seperti Facebook ini, para pengedar langsung menggunakan perempuan atau wanita sebagai kurirnya.

Diketahui sebanyak 200 orang wanita di Indonesia di tahun 2005 telah di ketahui di manfaatkan oleh pengedar menjadi sebagai kurir atau perantara untuk Narkoba, dengan banyak cara seperti kurir wanita tersebut akan di hamili dan kasus tersebut baru saja terjadi pada seorang wanita bernama Fabiola Dermawan yang tertangkap di Cina dengan membawa Heroin dalam keadaan hamil.

Fabiola Dermawan ini sempat tertangkap dengan membawa barang bukti di badannya, dan untuk hukum di Cina itu sendiri peraturan yang berlaku perempuan Hamil tidak boleh di tuntut dan hanya boleh di bawa pulang atau ‘Deportasi’

Akhirnya sesampainya Fabiola Dermawan ke Indonesia, BNN menyeret Fabiola ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk di adili. Fenomena dalam bisnis Narkoba tersebut selalu menyeret anak-anak dan wanita untuk di jadikan sebagai korban dan dimanfaatkan untuk perantara barang haram narkoba tersebut. Kini di Indonesia pemakai ataupun pengguna Narkoba dikatakan telah mencapai 3,8 juta orang atau 2,2 persen dari seluruh penduduk Indonesia.

About The Author

Reply