3 Orang Tewas dan 2 Kritis Usai Gelar Pesta Miras Oplosan di Lamongan

3 Orang Tewas dan 2 Kritis Usai Gelar Pesta Miras Oplosan di Lamongan – Sekelompok orang di Lamongan justru menggelar pesta miras oplosan di tengah imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona. Akibat kejadian itu, 3 orang tewas dan 2 orang lainnya dirawat di rumah sakit.

Sekelompok orang yang menggelar pesta miras dan berakhir maut tersebut dilakukan di Sekretariat La Mania Lamongan. Tiga orang dari kelompok pemabuk itu yang berinisial NG, AS dan LI tewas usai menenggak miras oplosan selama nyaris sehari semalam yang dilakukan sejak Rabu (15/4/2020) malam. Sejak kamis (16/4/2020) malam, para korban mulai bertumbangan dan tak sadarkan diri. Sementara 2 orang lainnya saat ini masih dirawat di RSUD dr Soegiri.

Kapolres Lamongan AKBP Harun saat dimintai konfirmasi pada Jumat (17/4/2020) memastikan bahwa ada tiga orang yang tewas akibat pesta miras oplosan dan 2 orang lainnya kondisi sedang kritis. Dua korban yang kritis masih mendapat perawatan di rumah sakit dan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

AKBP Harun mengatakan bahwa saat ini kami masih melakukan pengembangan dan penyelidikan atas kasus tersebut.

Harun mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP di tempat Kantor Sekretariat LA Mania yang dipakai oleh para korban sebagai tempat untuk menggelas pesta miras oplosan yang diraciknya sendiri. Dari lokasi itu, Harun mendapat informasi kalau para korban itu menggelar pesta miras sejak Rabu malam.

Harun mengatakan setelah kami lihat dan kami cek memang yang mereka tenggak itu minuman oplosan, bukan minuman luar negeri atau apalah dan saat ini masih kami selidiki soal campurannya apa saja.

Harun menambahkan anggota kami juga telah mengecek ke TKP dan telah mengamankan beberapa sampel miras sisa minuman yang masih ada di lokasi. Sementara, sudah ada dua orang saksi yang dimintai keterangan untuk mengetahui dari mana asal dan bagaimana miras itu bisa mereka dapatkan.

Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo juga membenarkan bahwa ada dua pasien yang saat ini masih dalam penanangan karena keracunan yang diduga berasal dari miras oplosan. Menurut Budi, kelima korban masuk ke RSUD dr Soegiri Lamongan sejak Kamis hingga Jumat secara bertahap.

Budi mengatakan jadi dari 5 korban itu, 3 diantaranya meninggal dunia dan 2 lainnya masih kritis dan kini dalam perawatan di RSUD dr. Soegiri Lamongan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *