Alasan Andika Mahesa Tidak Mau Terlibat Lagi Dalam Settingan Artis

Andika Mahesa tidak ingin terlibat lagi dalam settingan di kalangan artis. Ia mengaku bahwa dirinya dulu sering melakukan hal itu karena mendapat bayaran yang sangat fantastis.

Andika Mahesa mengaku upah yang didapatkannya untuk menjalani settingan, jumlahnya sanagat fantastis. Bahkan ia merasa jumlahnya lebih besar dibandingkan bayaran yang didapat dari manggung sebagai penyanyi.

Vokalis Kangen Band itu mengaku bahwa dulu dirinya tergiur dan memilih untuk menjalani isu settingan-nya. Hal itu diungkapkan oleh Andika ketika ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jaksel pada Selasa (22/6).

Andika mengungkapkan “Kenapa gue dulu lebih suka settingan dan gue mau menerimanya? Karena bayarannya jauh lebih besar dibandingkan upah gue dari job nyanyi”.

Andika menjelaskan “Dan ternyata lebih besar di sini kan, trus gue ngapain capek-capek manggung. Karena dulu gue butuh uang banget. Tapi sekarang udah cukup buat keperluan sehari-hari”.

Andika mengaku bahwa dirinya bisa meraup uang hingga Rp 100 juta untuk menjalani isu settingan di kalangan artis. Menurut segi finansial dan popularitas, hal itu begitu menguntungan bagi dirinya.

Andika Mahesa mengungkapkan “Gue pas awal-awal dapat bayaran sampai Rp 30 juta, Rp 50 juta, lalu Rp 80 Juta bahkan sampai cepek Rp 100 juta”.

Andika Mahesa kini mengaku sudah tidak mau lagi menjalani settingan artis. Tapi terkadang, ia mengaku masih sering mendapat tawaran seperti itu.

Ia berhenti melakukan hal itu karena anak pertamanya telah menginjak usia remaja dan memasuki Sekolah Menengah Pertama (SMP). Andika merasa tidak ingin nantinya sampai membuat malu anaknya.

Andika Mahesa menuturkan “Terkadang masih sering mendapat tawaran settingan, namun sekarang guenya lebih menahan aja. Karena sekarang anak gue udah remaja, udah masuh SMP dan dia juga sudah ngerti. Takutnya nanti kena mental-nya”.

Andika merasa kalau isu settingan artis itu masih terus dilakukannya hingga saat ini, akan membahayakan sekali untuk pergaulan anaknya. Ia merasa khawatir anaknya nanti akan mendapat perundungan dari teman-temannya.

Andika Mahesa menegaskan “Takutnya nanti kalau di sekolah, anak bisa di-bully sama temen-temennya. Orang awam mana ngerti kalau nggak gue jelasin secara detail seperti itu”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *