Beberapa Hal Mesti Dilakukan Saat Kucing Tidak Nafsu Makan

Beberapa Hal Mesti Dilakukan Saat Kucing Tidak Nafsu Makan – Kucing biasanya adalah peliharaan yang suka makan. Saat terdengar bunyi isarat makan telah siap, Si Kucing biasanya akan langsung lari menghampiri.

Tapi, ada kalanya kucing menjadi tidak mau makan. Hal itu tentu membuat pemiliknya khawatir bila si kucing sakit.

Ada banyak penyebab yang membuat Kucing tidak nafsu makan contohnya penyakit, baru divaksin, berada di lingkungan yang baru, masalah psikologis, memakan benda asing, serta hingga jenis makanan yang diberikan.

Cari tahu lebih dulu apa penyebab yang membuat kucing tidak mau makan supaya dapat memudahkan mengatasinya.

Bila penyakit adalah penyebab kucing tidak mau makan, lebih baik konsultasikan pada dokter hewan supaya mendapat solusi terbaik untuk kucing.

Beberapa kucing mungkin saja tergoda untuk makan dengan cara memberikan makanan kaleng pada saat mereka tidak sehat.

Dalam cara ini mungkin lebih ekstrem, dokter hewan akan meresepkan obat yang digunakan sebagai perangsang nafsu makan dan mungkin akan merekomendasikan makanan cair kucing menggunakan jarum suntik.

Atau juga dokter hewan bisa menyarankan untuk memasang selang makanan guna memastikan kucing peliharaan tetap dapat nutrisi yang cukup.

Bila kucing sakit gigi, mereka perlu mencabut gigi kucing menggunakan anestesi umum. Akan tetapi, jika kucing memakan benda asing dan masuk dalam tubuh, tindakan yang harus dilakukan adalah pembedahan.

Dan jika penyakit bukan penyebabnya, ada sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk menrayu kucing peliharaan supaya mau makan.

Makanan seperti ati ayam, ikan tuna, dan juga sarden bisa digunakan sebagai perangsang nafsu makan kucing.

Perlu diingat memberikan makanan tersebut harus dalam jumlah kecil. Karena, dengan jumlah berlebihan bisa membahayakan serta dapat menyebabkan kekurangan atau pun kelebihan dari vitamin tertentu.

Selain menggunakan makanan manusia, cobalah untuk memberi makan dengan makanan kaleng komersial.

Memanaskan makanan serta mencampur minyak ikan, kaldu yang sudah dipastikan tidak mengandung bawang yang beracun untuk kucing, dan telur yang dimasak juga bisa menarik perhatian kucing untuk makan.

Bila kucing tetap tidak mau makan, ambil makanannya serta berikan makanan yang segar di kemudian hari. Bila makanan dibiarkan basi, malah kemungkinan akan menyebabkan kucing belajar menghindarinya dimasa mendatang.

Jika kucing sudah terbiasa memakan makanan manusia dengan eksklusif, pastikan untuk mengubah jenis makanannya dengan cara perlahan.

Sejumlah pakar menyarankan supaya sering mengganti merek makanan kucing dalam empat kali dalam setahun.

Praktik tersebut bisa membantu mengurangi kebosanan juga meminimalkan resiko alergi makanan serta dapat mengurangi masalah pencernaan kucing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *