Beredarnya Surat Minta 150 Nasi Kotak Dan Takjil Ke Perusahaan

Beredarnya Surat Minta 150 Nasi Kotak Dan Takjil Ke Perusahaan – Lurah Kayu Putih, yakni Artika Ristiana menjelaskan terkait permintaan kelurahannya ke perusahaan supaya membagikan takjil terhadap warga di wilayahnya.

Dalam pesan disebutkan jika pihak Kelurahan Kayu Putih, Pulogebang, Jaktim, meminta supaya menyediakan 150 nasi kotak yang digunakan untuk berbuka puasa kepada setiap perusahaan.

Artika mengonfirmasi jika itu adalah surat dari kelurahannya.

Tetapi, dia heran, kenapa narasi yang tersebar perusahaan keberatan dengan permintaan dari Kelurahan Kayu Putih.

Artika menjelaskan, bahwa surat tersebut sesuai dengan Instruksi Sekretaris Daerah atau Insekda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Nomor (40) Tahun 2021 mengenai rangkaian agenda Ramadhan 1442H/2021 yang dilaksanakan di DKI Jakarta.

Sebelum diterbitkan surat tersebut, Artika mengatakan jika pihak kelurahan sudah mengadakan rapat untuk membahas persediaan takjil di daerahnya, termasuk perusahaan di daerah Kayu Putih.

Sebelum ada surat tersebut, kata Artika, ada arahan dari Pemprov.

‘’Jadi ada tahap rapat terlebih dulu, usai rapat, mereka ingin, ‘Bu, jika bisa kami dibuatkan suratnya juga’,’’ ujar Artika.

Artika mengatakan, bahwa setiap perusahaan tak harus mengirim 150 nasi kotak tiap harinya.

‘’Tidak harus 150 kotak gitu. Punya berapa saja silakan, yang penting terdapat partisipasi dari rekan-rekan semua. Jika punya 10 atau lebih pun tidak apa-apa,’’ ungkap Artika.

Artika menyebut, bahwa hal ini tak hanya dilakukan di Kayu Putih saja, namun di semua kelurahan yang ada di Provinsi DKI Jakarta.

‘’Jadi mereka sanggup berapa hari. Misalnya sanggup 2 hari, atau sehari tidak masalah, yang penting ada partisipasi dari mereka untuk warga,’’ tutur dia.

‘’Sekali lagi, ini bukanlah paksaan ya,’’ lanjut Artika.

Dia mengatakan, bahwa takjil memang ditujukan terhadap warga kumuh dan juga miskin.

Artika menyebut, bahwa sampai saat ini pihak kelurahan berhubungan baik dengan semua perusahaan di daerah Kayu Putih, tanpa terkecuali.

Camat Pulogebang, yakni Bambang Pangestu, juga turut bicara mengenai hal ini.

Bambang menyebut, bahwa 150 nasi kotak tersebut bukan setiap perusahaan.

‘’1 kelurahan 150 per hari ya. Bukan 1 perusahaan atau perorangan saja yang 150 per hari,’’ pungkas Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *