Bima Arya Meminta Agar THR ASN Dikaji Ulang

Bima Arya Meminta Agar THR ASN Dikaji Ulang – Wali Kota Bogor, yakni Bima Arya Sugiarto merespons soal pemberian THR atau tunjangan hari raya kepada PNS atau pegawai negeri sipil tahun 2021 yang sebelumnya sudah diteken Presiden Jokowi berdasarkan dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor (63) tahun 2021.

Bima menilai, bahwa pemberian THR kepada PNS serta pejabat negara yang lain perlu dikaji ulang.

Pasalnya, di tengah pandemi Covid 19 masih banyak masyarakat yang terkena dampak terlebih dalam hal ekonomi.

‘’Saya kira jika dalam kondisi normal masih bisa untuk dipahami. Namun dalam situasi pamdemi Covid 19 saat ini menurut saya perlu dikaji ulang,’’ ujar Bima, pada Senin, 3 Mei 2021.

Meski demikian, sambung Bima, pihaknya akan menyumbang THR miliknya kepada orang yang terkena dampak akibat pandemi.

Selain itu, dia juga mengimbau kepada para PNS di lingkup pemerintahan Kota Bogor agar mendermakan THR-nya kepada para warga yang membutuhkan.

‘’Saya himbau kepada para ASN yang sudah berkecukupan untuk saling berbagi terhadap yang membutuhkan. Itu tidak wajib, saya akan mencontohkan itu,’’ ujar Bima.

Presiden Joko Widodo sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor (63) tahun 2021 mengenai pemberian THR bagi aparatur negara, yakni CPNS, Polri, TNI, dan pejabat negara yang lain.

Presiden mengatakan bahwa pemberian THR ini adalah salah satu program dari pemerintah untuk dorong peningkatan konsumsi serta daya beli masyarakat yang diharap nanti sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi.

‘’Saya sudah menandatangani PP yang telah menetapan pemberian gaji ke 13 dan THR untuk aparatur negara, yakni CPNS, PNS, Polri, TNI, dan pejabat negara yang lain, penerima tunjangan, pensiunan penerima pensiun,’’ tutur Presiden Jokowi yang dikutip dari Setkab, pada 29 April 2021.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa dalam PP itu diatur jika THR ini akan dibayar mulai H-10 hari raya Idul Fitri.

‘’THR ini akan dibayar mulai H-10 Hari Raya Idul Fitri, untuk gaji yang ke 13 akan dibayar menjelang tahun ajaran baru,’’ jelas Presiden.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *