Darryn Binder Menuai Banyak Kritik Dari Rider MotoGP Atas Aksi Ugal-Ugalannya di Moto3

Darryn Binder tengah menjadi bahan perbincangan hangat di dunia balap MotoGP belakangan ini. Itu bukan karena prestasinya, tetapi gaya membalapnya yang dianggap ugal-ugalan.

Binder akan promosi dari kelas Moto3 ke MotoGP pada tahun depan untuk bergabung dengan Yamaha RNF MotoGP Team. Pebalap asal Afrika Selatan itu akan berduet dengan Andrea Dovizioso.

Tetapi menjelang promosinya ke kelas MotoGP, Binder justru bikin ulah. Belum lama ini, dia didiskualifikasi dari Moto3 Algarve gara-gara aksinya yang tidak bertanggungjawab yaitu ketika menabrak Denis Foggia di tikungan 3 dalam putaran terakhir.

Kejadian itu membuat peluang Denis Foggia untuk memenangkan titel juara dunia Moto3 seketika menguap begitu saja, dan pebalap asal Italia itu harus rela gelar juara direbut oleh Pedro Acosta. Padahal saat itu, Foggia sedang bersaing sengit di barisan depan. Kalau seandainya ia dapat finis di atas Acosta, pemenang juara dunia akan ditentukan pada balapan selanjutnya yakni di Moto3 Valencia.

Wajar jika Foggia beserta timnya, Leopard Racing murka atas aksi Binder. Meskipun adik Brad Binder tersebut telah mengunjungi garasi Leopard Racing guna menyampaikan permintaan maaf kepada Foggia, tetapi ia malah diusir karena momennya tidak pas.

Aksi Binder tersebut turut dikomentari oleh beberapa pebalap MotoGP. Kebanyakan dari mereka justru mengkritik aksinya, walaupun ada juga yang membelanya. Berikut ini beberapa komentar dari rider MotoGP:

Enea Bastianini dari Avintia Esponsorama Racing

Bastianini mengatakan saya rasa itu merupakan kesalahan bodoh, apalagi dua rider yang ingin anda salip tengah bersaing untuk mendapatkan gelar juara dunia. Kejadian itu tidak pantas ada di MotoGP. Saya jadi takut kalau balapan dengannya pada tahun depan.

Andrea Dovizioso dari Petronas Yamaha SRT

Dovizioso mengatakan saya rasa seharusnya itu tidak terjadi, apalagi melibatkan dua rider yang tengah berebut gelar juara dunia. Anda harus bersikap tenang dan cerdas untuk mengambil keputusan. Hal itu memang sulit, karena semua orang punya ego masing-masing.

Ia menjelaskan kita lihat saja nanti bagaimana kinerjanya di MotoGP. Bagi sebagian besar orang itu memang aneh namun ini keputusan tim. Saya rasa Binder punya karakter yang cukup bagus, namun saya belum tahu apakah itu cukup untuk berada di MotoGP.

Francesco Bagnaia dari Ducati

Bagnaia mengatakan sama halnya di kejuaraan balap mobil, kami perlu lisensi super. Jadi anda bisa promosi ke level selanjutnya kalau anda bisa tampil oke di kejuaraan yang tengah anda ikuti.

Bagnaia menambahkan insiden Binder merupakan hal yang normal karena saya rasa kita semua sudah menyaksikan banyak crash seperti ini. Dia juga akan bersama kami di MotoGP tahun depan, yang mana motornya lebih cepat.

Jack Miller dari Ducati

Jack Miller mengatakan Valentino Rossi yang merupakan rider terbaik sepanjang masa bisa melakukan hal yang sama seperti Binder walaupun sudah 9 kali memenangkan kejuaraan dunia. Ini adalah balapan dan semua orang bisa melakukannya. Semua orang mengkritik Binder karena tengah ada perebutan gelar juara. Namun hal semacam ini sering terjadi di Moto3.

Binder tampil bersama Petronas Sprinta Racing di Moto3 2021. Ia sudah dua kali naik podium, dan kini menempati peringkat ke-7 di papan klasemen sementara dengan mengoleksi 136 poin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *