Depresi Ditinggal Istri Dan Anak, Pria di Sumut Nekat Membakar Rumahnya Sendiri

Seorang pria yang diketahui berinisial AP (21 tahun), yang bertempat tinggal di Desa Suka Jaya, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut), diduga telah melakukan pembakaran terhadap rumahnya sendiri. Pemuda itu diduga nekat membakar rumahnya sendiri karena mengalami depresi setelah ditinggalkan oleh istri dan anaknya.

Kapolres Batu Bara bernama AKBP Ikhwan Lubis saat dimintai konfirmasi pada Kamis (7/10/2021) mengatakan menurut pengakuan pelaku, ia tengah depresi dan stres karena belum bisa terima ditinggalkan oleh istri dan anaknya. Hingga akhirnya, dia berusaha untuk membakar rumahnya sendiri.

AKBP Ikhwan mengatakan jadi motif pelaku sampai nekat melakukan pembakaran terhadap rumahnya sendiri itu karena merasa depresi dan stress setelah ditinggalkan oleh istri dan anaknya. Sehingga membuatnya tidak bisa berpikir panjang dan akhirnya nekat melakukan pembakaran itu. Tidak diketahui secara pasti apa penyebab sang istri sampai meninggalkan pelaku. Kita akan mendalaminya lebih lanjut.

Menurut keterangan dari Kasubag Humas Polres Batu Bara bernama AKP Niko Siagian, aksi pembakaran rumah itu berlangsung pada Kamis (30/9/2021) dini hari. Pelaku diduga nekat membakar sejumlah barang yang ada di dalam rumahnya berupa kasur, sofa hingga kipas angin dengan menggunakan korek gas.

Aksi tersebut lalu diketahui oleh tetangga korban hingga akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan. Meskipun begitu, sejumlah benda dan perabotan yang ada di dalam rumah AP ikut hangus dilalap si jago merah.

AKP Niko menjelaskan peristiwa itu lalu dilaporkan ke istri pelaku yang kemudian langsung membuat laporan ke Polsek Labuhan Ruku pada hari itu juga.

Setelah menerima laporan terkait adanya upaya percobaan pemabakaran terhadap rumahnya sendiri, pihak kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan atas kasus ini. Selang beberapa jam usai tindakan sembrononya itu, pelaku langsung diamankan oleh petugas kepolisian saat berada di sebuah warung kopi.

Akibat perbuatannya itu, pelaku AP akan dijerat dengan pasal 187 ayat 1 KUHP terkait tindak pidana pembakaran secara sengaja dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun kurungan penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *