Forkopimda Jawa Timur Sudah Mempersiapkan Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Bangkalan

Forkopimda Jawa Timur Sudah Mempersiapkan Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Bangkalan – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim tengah menyiapkan pelaksanaan vaksinasi COVID 19 serentak yang berada di Bangkalan, Madura. Pada saat ini telah dilakukan persiapan supaya vaksinasi berjalan dengan maksimal.

Rencananya, vaksinasi COVID 19 yang serentak ini juga akan dihadiri oleh Panglima TNI dan Kapolri. Guna untuk itu, Forkopimda Jatim turun langsung melihat kesiapan rencana vaksinasi yang serentak ini.

Salah satu persiapannya yaitu memberikan pengarahan ke seluruh Forkopimda kabupaten Bangkalan, termasuk dengan para tokoh masyarakat dan tokoh agama, terkait dengan penanganan COVID 19.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa kasus COVID 19 yang berada di Bangkalan pada awal minggu yang lalu sempat mengalami lonjakan hingga sampai sejumlah bed Rumah Sakit penuh. Tetapi saat ini sudah tertangani.

Surhayanto juga menyebut bahwa kasus pasien COVID 19 yang meninggal di Kabupaen Bangkalan juga tenlah mengalami penurunan.

Suharyanto mengatakan bahwa meski varian baru COVID 19 sudah masuk ke Jatim, seluruh masyarakat diharap untuk bisa mendukung dan tetap mematuhi prokes 5M supaya permasalahan yang berada di Kabupaten Bangkalan ini bisa segera diatasi.

Suharyanto menerangkan bahwa ada beberapa kasus varian yang berasal ddari Inggris, varian yang berasal dari Afrika Selatan, yang telah ditemukan dari PMI pekerja migran Indonesia yang telah kembali ke Jawa Timur, namun itu pun dapat dideteksi dan telah dilaksanakan treatment atau perawatan pengobatan rumah sakit atau yang berada di rumah sakit dr. Soetomo Surabaya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta menambahkan bawha Forkopimda Jawa Timur berserta dengan seluruh jajaran yang berada di Kabupaten Bangkalan, telah melakukan 3T yaitu testing, tracing dan treatment.

Terkait testing dan tracing yang berada di Suramadu, Irjen Nico Afinta menyebut itu telah menjadi bagian strategi. Selama beberapa hari ini testing dan tracing yang telah dilasanakan di penyekatan tersebut dinilai telah membawa dampak, terkait dengan patuhan masyarakat terhadap 5M, sehingga bisa merendam ledakan pasien COVID 19.

“Baik orang yang telah menyeberang, ataupun orang yang telah melakukan kegiatan yang berada di sekitaran Bangkalan ini, khususnya Arosbaya dan Klampis. Ini kami telah memohon kepada masyarakt, ayo kita patuhi 5M dan kita juga ikuti kegiatan 3T yang sudah dilaksanakan,” pungakasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *