Jaksa Membacakan Tuntutan Kepada Djoko Tjandra

Jaksa Membacakan Tuntutan Kepada Djoko Tjandra – Jaksa penuntut umum bakal membacakan tuntutan kepada terdakwa Djoko Tjandra yang dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Kamis, 4 Maret 2021.

Diketahui Djoko Tjandra telah terseret kasus korupsi mengenai penghapusan ‘red notice’ di Interpol dan kasus pengurus fatwa di MA.

Dalam kasus ‘red notice’, Djoko Tjandra telah didakwa menyuap 2 jenderal polisi lewat perantara pengusaha, yakni Tommy Sumardi.

2 jenderal polisi tersebut adalah Irjen Napoleon Bonaparte dan Prasetijo Utomo.

Napoleon dituntut selama 3 tahun penjara serta denda senilai Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan lantaran terbukti menerima suap senilai 370.000 dollar AS dan 200.000 dollar Singapura.

Sedangkan, jaksa menilai, bahwa Prasetijo telah dinilai terbukti menerima uang sebesar 100.000 dollar Amerika Serikat dari Djoko Tjandra. Prasetijo dituntut selama 2,5 tahun penjara dan ditambah denda sebesar Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.

JPU menilai, bahwa atas berbagai surat yang telah diterbitkan atas perintah Napoleon, pihak dari Imigrasi telah menghapus nama Djoko Tjandra di daftar pencarian orang atau DPO.

Diketahui bahwa sebelumnya Djoko Tjandra adalah narapidana kasus korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali. Dia melarikan diri sejak tahun 2009 dan kemudian ditangkap oleh tim Bareskrim Polri pada tahun 2020.

Dengan namanya yang tidak lagi terdaftar pada DPO, Djoko Tjandra dapat masuk ke Indonesia dan kemudian mengajukan peninjauan kembali ke Pengadilan Negeri Jaksel pada tahun 2020.

Selain itu, Djoko Tjandra juga didakwa telah menyuap Jaksa Pinangki Sirna Malasari lewat Andi Irfan Jaya senilai 500.000 dollar AS terkait kepengurusan fatwa di Mahkamah Agung.

Fatwa tersebut diurus supaya Djoko Tjandra bisa kembali ke Indonesia tanpa harus menjalani hukuman 2 tahun penjara dari kasus Bank Bali.

Tak hanya itu, Djoko Tjandra juga telah didakwa melakukan pemufakatan jahat dengan Pinangki dan juga Andi Irfan Jaya dengan cara menjanjikan uang senilai 10 juta dollar AS ke pejabat Kejagung dan juga MA demi mendapat fatwa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *