Jonathan Frizzy Siap Berikan Bukti KDRT di Sidang Perceraiannya Dengan Dhena Devanka Pekan Depan

Proses perceraian antara Jonathan Frizzy dengan Dhena Devanka terus berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan (Jaksel). Pihak Jonathan Frizzy mengaku siap memberikan bukti KDRT dalam sidang lanjutan yang akan digelar pekan depan.

Dalam jadwal selanjutnya, Jonathan Frizzy akan menyerahkan bukti KDRT. Sidang yang akan dilangsungkan pada tanggal 25 November 2021 itu beragendakan penyerahan bukti-bukti.

Pengacara Jonathan Frizzy bernama Imran Sinulingga mengatakan “Mungkin dalam sidang tanggal 25 November pekan depan akan diagendakan pembuktian. Itu pun dimulai dari pihak Dhena. Buktinya nanti akan menghadirkan sejumlah saksi”.

Sementara untuk pihak Jonathan Frizzy akan membawa bukti terkait kasus pidana, yaitu KDRT. Hal itu dilakukan karena faktor KDRT menjadi alasan utama, Jonathan Frizzy dianggap memenuhi alasan untuk bercerai.

Imran mengatakan “Selain itu, karena belum ada kesepakatan yang terjalin seperti yang disarankan oleh pihak majelis, ini akan terus berlanjut sampai bukti-bukti kita serahkan. Kita nggak akan sampai jauh-jauh, sejumlah bukti yang akan kami serahkan itu bukti-bukti yang pernah kami ajukan di pidana. Itu aja sih”.

Pengacara Jonathan Frizzy lainnya yaitu Sinatra Bangun membeberkan “Jadi apa yang sebelumnya telah diajukan dalam pembuktian pidana itu akan kami ajukan kembali”.

Pihak Jonathan Frizzy mengatakan bahwa KDRT menjadi inti dalam gugatan tersebut. Itulah sebabnya perceraian antara Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka bisa terjadi.

Sinatra Bangun menambahkan “Iya benar, karena pada intinya dalam gugatan itu ada pidana KDRT. Itulah yang menjadi salah satu unsur untuk bisa memenuhi perceraian merekaā€¯.

Tak hanya itu, turut dihadirkan juga sejumlah saksi oleh pihak Jonathan Frizzy. Saksi-saksi itu dihadirkan guna memperkuat bukti-bukti yang akan mereka jelaskan dalam persidangan nanti.

Sinatra Bangu menuturkan “Jadi intinya, kita ikuti saja ke mana arah air mengalir dan di sisi lain kami usahakan juga akan menghadirkan saksi-saksi”.

Sinatra menambahkan “Majelis sempat memberikan saran ya namanya juga pengadilan pasti tidak menginginkan perceraian itu terjadi, kita juga tetap berusaha. Namun, kami sebagai kuasa hukum cuma bisa sebatas kayak jikamemang pihak prinsipal tidak memiliki satu kesamaan pendapat, maka kami akan ikuti saja”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *