Juventus, Antara Scudetto Atau Liga Champions

Manajer Juventus Maurizio Sarri mengatakan jika gelar Scudetto merupakan tujuan. Namun jika Juve menginginkan gelar Liga Champions, mereka harus siap melepas Scudetto agar bisa fokus.

Selama delapan musim terakhir, Si Nyonya Tua berhasil mendominasi Serie A. Dengan melihat performa tim yang cukup konsisten musim ini, tidak menutup kemungkinan mereka akan kembali mendapat gelar Scudetto untuk kesembilan kali secara beruntun.

Dalam 25 laga terakhir, tim asuhan Maurizio Sarri berhasil mengoleksi sebanyak 60 poin dan menjadi pemuncak klasemen sementara Liga Italia. Mereka hanya selisih 4 poin dari Lazio yang menguntit di peringkat ke 2.

Namun yang sangat disayangkan keberhasilan Juventus di Serie A tidak sebanding dengan hasil yang didapat pada Liga Champions. Bianconeri hanya mampu mencapai dua kali final saat masih di bawah arahan Massimiliano Allegri.

Haruskah Juve Tinggalkan Scudetto?

Memang tidak bisa dielakkan lagi jika Liga Champions merupakan target utama Juventus saat ini. Hal itu diperkuatnya dengan kedatangan pemain top dunia sekelas Cristiano Ronaldo pada musim lalu. Bahkan manajemen Juve telah merombak tim musim ini untuk menargetkan itu.

Si Nyonya Tua sendiri terakhir kali mendapat trofi Liga Champions di musim 1995/1996. Yang artinya, sudah hampir 25 tahun Juve tidak lagi merasakan kemeriahan tersebut. Juventus bahkan menjadi tim yang paling banyak menyandang runner up di Liga Champions.

Sebagai manajer Sarri sadar jika Liga Champions merupakan impian terbesar dari fans Juventus. Namun disisi lain, ia juga menjelaskan jika Scudetto merupakan bagian hal yang harus dikorbankan untuk mendapatkan Liga Champions.

“Tujuan kami adalah mendapat dua gelar sekaligus yaitu Scudetto dan Liga Champions. Tapi terkadang untuk bisa mendapat yang diinginkan, anda harus mengorbankan salah satunya. Turnamen disana merupakan yang paling sulit, untuk itu konsentrasi penuh dan kesiapan tim harus benar-benar baik.” Ucap Sarri.

“Ini adalah kompetisi yang hanya akan mempertemukan beberapa tim saja. Dan pada akhirnya tim yang berhasil menjadi juara, bukan hanya yang terbaik tapi juga beruntung.” tutupnya.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *