Kabar Teknologi – CEO Kaspersky Mengatakan Dia Akan Pergi Jika Rusia Memintanya untuk Memata-matai

Pendiri perusahaan perangkat lunak anti-virus yang berbasis di Moskow, Kaspersky Lab mengatakan pada hari Selasa (28/11) bahwa dia akan keluar dari Rusia. Pernyataan itu muncul jika agen intelijen Rusia meminta perusahaannya untuk memata-matai.

CEO Eugene Kaspersky mengatakan tuduhan bahwa perangkat lunaknya telah digunakan oleh mata-mata Rusia untuk mencuri rahasia Amerika telah menyebabkan pendapatan perusahaan turun di Amerika Utara, namun ia mengatakan bahwa hal itu masih terus berkembang di belahan dunia lain. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS telah melarang instansi pemerintah untuk menggunakan perangkat lunak Kaspersky Lab, setelah menyimpulkan bahwa perangkat lunak anti-virus perusahaan telah digunakan untuk menyalin file-file sensitif dengan rahasia Amerika.

Perusahaan dan pendiri Eugene Kaspersky telah membantah keras bahwa mereka pernah bekerja sama dengan intelijen Rusia. Walaupun mereka mengatakan bahwa perangkat lunak mereka secara tidak sengaja menyalin file yang berisi data A.S.

“Tidak pernah, tidak pernah,” kata sang pendiri kepada wartawan di media briefing di kantor perusahaan di London, ketika ditanya apakah badan intelijen Rusia pernah memintanya untuk membantu mata-mata Barat. “Mereka tidak pernah meminta kita untuk memata-matai orang. Tak pernah.”

Kaspersky mengatakan perusahaannya menghadapi “tsunami” laporan media dan pernyataan dari pemerintah A.S. yang menurutnya menyesatkan dan tidak berdasar. Kaspersky mengatakan pendapatan perusahaannya akan mencapai $ 700 juta secara global tahun ini. Tapi pendapatan di Amerika Utara akan turun sekitar 5 sampai 8 persen tahun fiskal ini dari tahun lalu akibat tuduhan AS, katanya.

Pendapatan di Eropa diperkirakan akan datar sementara pendapatan di seluruh dunia akan terus mengalami pertumbuhan dua digit. Kaspersky, yang belajar di institut KGB di Moskow, pernah menjabat sebagai insinyur untuk intelijen militer Soviet (GRU) sebelum mendirikan perusahaan keamanan komputernya di tahun-tahun setelah jatuhnya Uni Soviet 1991. Dia telah berulang kali membantah bahwa dia telah melakukan apapun untuk mantan rekan mata-matanya.

“Jika pemerintah Rusia mendatangi saya dan meminta saya untuk (melakukan) kesalahan, atau karyawan saya, saya akan memindahkan bisnisnya dari Rusia,” kata Kaspersky dalam bahasa Inggris. “Kami tidak pernah membantu badan spionase, Rusia atau negara lain.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *