Karantina Liga Italia Bertambah Hingga Oktober

Liga Italia saat ini terpaksa dihentikan karena wabah virus corona yang semakin menyebar di negara tersebut. Pakar kesehatan mengatakan jika besar kemungkinan masa karantina akan berlanjut hingga bulan Oktober.

Saat Serie A dihentikan dengan menyisakan 12 pertandingan, virus yang juga disebut covid-19 di Italia semakin mengganas. Bahkan hingga saat ini, penyebarannya sudah menyentuh angka 59.183 kasus dan sudah menewaskan sebanyak 5.476 orang.

Sebelumnya pihak penyelenggara Liga Italia sendiri sudah menargetkan kompetisi akan kembali digelar pada awal Mei. Akan tetapi, Tidak sedikit yang memberikan himbauan jika kompetisi harus dihentikan sepenuhnya. Pasalnya ini menyangkut keselamatan banyak orang, baik pemain ataupun penggemar.

Terlebih sejumlah pemain Serie A juga dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Mulai dari Daniele Rugani, Blaise Matuidi, dan Paulo Dybala dari Juventus kemudian Daniel Maldini dari AC Milan.

Liga Italia Dimulai Lagi ?

Pierluigi Lopalco yang merupakan profesor kesehatan dan ahli epidemiologi terkemuka Italia juga menyebutkan jika pertandingan akan sulit untuk dilanjutkan. Menurutnya, jika kondisi terus memburuk maka masa karantina sepakbola di Serie A akan berlanjut hingga Oktober mendatang.

“Menteri Olahraga sebelumnya sudah mengatakan jika pertandingan bisa kembali digelar pada awal mei, akan tetapi laga akan dilakukan tanpa penonton. Namun, apa yang terjadi saat ini? Saya rasa itu mustahil membawa orang ke dalam stadion pada bulan Oktober ini.” kata Lopalco.

“Prediksi saya pembatasan ini akan berakhir pada musim panas nanti. Memang semua orang bisa kembali melakukan aktivitas kembali. Bekerja, atau keluar rumah namun itu pun juga harus dilakukan secara perlahan dan berhati-hati.” tambahnya.

Selain Italia, negara bagian Eropa yang juga merasakan keganasan virus ini adalah Spanyol. Pemberhentian kompetisi Liga Spanyol pun juga dilakukan untuk menekan jumlah penyebaran virus corona yang sedang melanda negeri Matador tersebut. Hingga saat ini, total sudah mencapai 28.789 kasus di konfirmasi dan 1.772 orang dinyatakan meninggal dunia karena virus yang juga disebut covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *