Marc Marquez Berusaha Lebih Sabar Dan Mencoba Menerima Soal Kondisinya Usai Comeback

Marc Marquez masih mencoba untuk lebih bisa menerima terkait kondisinya yang sekarang. Marc Marquez membeberkan rasa frustrasinya setelah comeback dari cedera panjang yang membekapnya.

Pebalap Repsol Honda itu dibekap cedera lengan kanan parah yang menimpanya pada awal musim lalu. Yang mana saat itu, Marc Marquez harus naik meja operasi sebanyak tiga kali dan terpaksa harus menepi selama sekitar delapan bulan.

Marc Marquez lalu comeback dalam balapan ketiga MotoGP musim ini. Marquez cuma finis di urutan ketujuh di Portimao, kemudian finis kesembilan di Jerez, kemudian terpaksa retired tiga kali secara berturut-turut. Menjelang akhir paruh pertama, situasi mulai membik bagi peraih juara dunia sebanyak delapan kali itu. Marquez meraih kemenangan pertamanya di Sachsenring, Jerman.

Marc Marquez kemudian finis dari lima besar dalam tiga seri selanjutnya, termasuk retired di Silverstone. Tetapi Marc Marquez kembali bangkit di Aragon, dengan finis di urutan keempat di San Marino dan memetika dua kemenangan berturut-turut di Austin dan Emilia Romagna.

Marc Marquez membeberkan salah satu titik kelemahannya yaitu susah menerima bahwa dirinya tidak kompetitif. The Baby Alien berharap bisa lebih bersabar lagi.

Marc Marquez mengatakan saya benar-benar ingin mengontrol emosi saya, namun kadang-kadang mereka meledak dengan sendirinya. Adapun salah satu kelemahan saya yaitu tidak dapat menerima bahwa saya belum siap untuk menang dan belum mampu melaju cepat.

Marc Marquez menuturkan pada musim ini saya sadar bahwa saya finis di peringkat kesembilan dalam satu sesi saya dapat menerimanya, saya yakin akan ada waktu yang lebih baik. Jika sebelumnya, saya selalu berada di atas atau bahkan tidak sama sekali. Kini, saya tengah berupaya dan saya berharap ini dapat membantu saya di masa depan.

Tetapi, Marc Marquez sekarang lebih bersyukur atas kemenangan yang telah diraihnya. Sebelumnya saya meraih kemenangan itu seperti rutinitas, namun saya memang hidup seperti itu: ‘Oke, saya menang, sekarang saya akan pergi ke balapan yang selanjutnya. Untuk sekarang: ‘Woah, saya berhasil meraih kemenangan, mari kita rayakan bersama karena kita tidak tahu kapan akan datang kemenangan yang lainnya. Itu akan menjadi lebih istimewa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *