Masih Terlalu Dini Menggelar Serie A Bulan Mei

Terkait ditundanya kompetisi Serie A banyak spekulasi yang menyebutkan jika kompetisi sepakbola terbesar di Italia bakal digelar secepatnya. Akan tetapi di Italia sendiri saat ini tengah dalam kondisi sulit dimana penyebaran virus corna semakin meluas.

Menurut catatan dari John Hopkins University. Italia sudah mengalami penurunan terkait penyebaran virus corona yang saat ini tengah mewabah ke seluruh dunia. Sampai jumat 27 maret 2020, setidaknya sudah ada 80.589 kasus orang terinfeksi virus corona. Bahkan kasus ini juga sudah menewaskan sebanyak 8.215 orang, sementara 10.361 dinyatakan sembuh.

Menurut jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya, Liga Italia akan kembali digelar pada 3 April 2020 mendatang. Meski kemungkinan besar bakal diperpanjang, namun terus bermunculan prediksi mengenai kompetisi akan dilanjutkan. Di sisi lain, pihak penyelenggara juga belum mendapat konfirmasi resmi terkait hal ini.

Serie A Dilanjutkan?

Vincenzo Spadafora selaku Menteri Pemuda dan Olahraga Italia, justru meragukan jika kompetisi akan digelar secepatnya. Pasalnya bulan Mei dinilai terlalu cepat, setidaknya membutuhkan waktu dua bulan untuk benar-benar mensterilkan keadaan.

“Sempat bermunculan opsi yang menyatakan bahwa kompetisi akan kembali digelar pada akhir April atau Mei. Itu terlalu optimis, namun kita harus bisa melihat kondisi yang saat ini kami alami. Yang bisa saya pastikan jika kompetisi dilanjutkan adalah dengan menggelar laga secara tertutup.” Ungkap Vincenzo Spadafora.

“Pada akhirnya semua keputusan tergantung pada FIGC, tapi tidak mungkin rasanya jika menggelar pertandingan secepat itu. Kemungkinan terbesarnya adalah, mereka akan kembali melangsungkan laga pada akhir musim panas nanti. Yaitu sekitar bulan Agustus.” tambahnya.

Seperti yang diketahui, Italia merupakan salah satu negara Eropa yang paling banyak terpapar kasus virus corona. Bahkan angka kematian disana sudah melebihi China yang merupakan negara ditemukannya virus yang juga disebut covid-19.

Dengan kata lain, harus banyak yang diperhitungkan untuk kembali menggelar pertandingan. Bisa jadi itu akan beresiko karena dalam sepakbola selalu melibatkan banyak orang, dan itu bisa memicu penyebaran virus semakin parah.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *