Maverick Vinales Tutup Akun Twitter Karena Ribut Dengan Nitizen

Maverick Vinales Tutup Akun Twitter Karena Ribut Dengan Nitizen – Setelah terlibat perbedaan dengan netizen pembalap asal Monster Energi Yamaha yakni Maverick Vinales akhirnya menutup akun Twitter pribadinya.

Pada akhirnya Vinales menutup akun Twitternya lantaran dituding terus menerus oleh netizen karena dianggap mengancam Dorn Sports atas hasil yang kurang memuaskan saat GP Portugal yang berlangsung pekan yang lalu yakni hari Minggu.

Seperti yang diketahui, di GP Portugal lalu Vinales pada akhirnya duduk di posisi ke-11. Pada waktu yang sebelumnnya di sesen kualifikasi  di berhasil mencatatakan waktu tercepat namun kemudian dianulir.

Akibat kepusan tersebut, Vinales kehilangan posisi star di depan dan harus memulai start di belakang. Hal tersebut membuatnya harus kehilangan kesempatan/peluang untuk naik podium berkali-kali.

Setelah hal tersebut munculah rumor bawasanya Vinales sangatlah marah. Gambar yang bereda di internet batas trek yang dilampaui Vinales hanyalah beberapa milimeter saja.

Sebab di tahun ini MotoGP sudah memperkenalkan sistem elektronik yang  secara akurat bisa menentukan apakah seorang pembalap menginjak garis tepi atau tidak.

Esteban Garcia selaku kepala kru Vinales mengklaim pada hari Minggu saat di TV, bawasanya sistem elektronik tersebut belum diaktifkan dan keputusan hanya penilaian sesaat.

Beberapa saat kemudia, setelah kejadian tersebut VInales mengancam Dorna bahwa akan mundur dari MotoGP.

Hal itu memicu perdepatan diantara para netizen di dunia internet hingga lepas kendali. Vianales kemudian turun tangan untuk menenangkan pdan menjelaskan para netizen bawasanya dia tidak akan ke mana-mana.

Di sinilah berbagai jenis hal ditemukan dlam tulisan Vinales di akun Twitter pribadinya.

‘’Ketika semua berterima kasih kepada Dorna atas kejuaraan yang mereka laksanakan, lalu apa yang harus saya keluhkan lagi,’’ ucap Vinales saat mengkoreksi rumor itu.

‘’Saya akan mundur? Hahahaha, saya tidak akan meninggalkan sini sebelum aku menang. Dan tidak ada suatu alasan, saya sudah mengatakan dengan sebenar-benarnya,’’ ucapnya.

‘’Akan tetapi jika Anda menganggap saya orang jahat, tentu tidak masalah! Dan jika ada seseorang yang lebih pantas dari saya, silahkan mengambil montor saya, ujar Vinales.

‘’Saya tidak nempermasalahkan hal itu sebab saya sudah tau keman saya harus pergi dan saya akan melengkapi apa pun yang harus diperlukan untuk hal tersebut, ‘’ ucapnya.

Setelah perdebatan itulah Vinales lantas memutuskan untuk menghapus akun Twitter-nya setelah banyak mendapatkan banyak kritikan yang terus menerus. Vinales pada akhirnya membuat satu pengumuman terakhirnya untuk para pengkritiknya yang berupa :

‘’Jika ada seseorang yang ingin mengkritik saya, mereka bisa menghapus saya dari akun Twitter mereka. Apabila tidak, saya akan menghapus akun saya sendiri dan itu tidak menjadi masalah, ucapnya.

‘’Terima kasih untuk semua orang yang telah mau mendukung saya, sebab saya melakukan ini sangat menghargai itu. Aku memelukmu!,’’ ujar Vinales.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *