Mayat Wanita Bertato ‘Winda’ di Sungai Jimbe Ternyata Sudah Meninggalkan Rumah Sejak Sepekan Lalu

Sesosok mayat perempuan dalam kondisi setengah telanjang ditemukan oleh dua orang pencari ikan di Sungai Jimbe, Kecamatan Kademangan. Untuk saat ini, identitas mayat wanita yang memiliki tato bertuliskan Winda itu telah terungkap.

Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Blitar bernama AKP Ardyan Yudo Setyantono, identitas mayat wanita bertato itu mulai terungkap dari adanya warga Kecamatan Kanigoro yang membuat laporan ke polisi dengan membeberkan ciri-ciri fisik yang sama persis dengan korban. Salah satunya yaitu mempunyai tato yang bertuliskan ‘Winda’.

AKP Ardyan saat dimintai konfirmasi mengatakan dari situ, kami akhirnya bisa mengetahui identitas mayat perempuan itu. Korban diketahui bernama Winda Oktaviani masih berusia 14 tahun dan merupakan warga Kecamatan Kanigoro.

AKP Ardyan menambahkan menurut informasi dari pihak keluarganya, korban Winda sudah pergi dari rumah sejak satu pekan yang lalu. Tetapi waktu itu, keluarganya tidak langsung membuat laporan soal kehilangan Winda ke pihak kepolisian. Pasalnya, korban sendiri memang sangat jarang tinggal di rumah.

AKP Ardyan menungkapkan sejauh ini, kami sudah memintai keterangan dari delapan orang saksi. Tak hanya orang tua saja, namun juga sejumlah teman korban yang terakhir kali sempat melihat keberadaannya. Menurut informasi yang kami peroleh, korban awalnya pamit ngopi dengan berboncengan tiga bersama temannya.

Sedangkan menurut informasi yang berhembus di kalangan warga Kanigoro, korban yang diketahui sudah putus sekolah itu bekerja sebagai pemandu lagu (LC). AKP Ardyan mengungkapkan jadi menurut keterangan beberapa saksi memang seperti itu. Sejak lulus SD, korban memang sudah tidak bersekolah lagi.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat perempuan ditemukan dalam kondisi mengapung di Sungai Jimbe, pada Sabtu (17/7/2021) sekitar pukul 15.00 WIB sore. Menurut dugaan, mayat korban sudah tenggelam di sungai tersebut lebih dari dua hari.

Pihak kepolisian sendiri mendapat petunjuk untuk mengungkap identitas wanita itu dari tato bertuliskan ‘Winda’ yang ada di lengan kiri korban. Lantas, apakah mayat wanita itu menjadi korban pembunuhan?

AKP Ardyan menambahkan untuk saat ini, kami belum bisa mengambil kesimpulan, karena masih dalam tahap penyelidikan. Berdasarkan hasil autopsi, korban tewas karena tenggelam dan tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan. Selanjutnya, kami akan segera menyampaikan hasil autopsi akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *