Motif 3 Anggota Gangster Yang Menyerang Warga di Jaksel Hingga Tewas Karena Dendam

Polisi mengamankan tiga orang laki-laki komplotan gangster yang menyerang seorang warga di Cilandak, Jakarta Selatan, hingga meninggal dunia. Polisi membeberkan motif ketiga pelaku berinisial PF, MBI, dan MZS, yang menyerang korban karena dendam.

Menurut keterangan dari Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya bernama Kompol Hari Agung Julianto, para pelaku membalaskan dendam dengan cara mencari sasaran di wilayah Cilandak yakni pengendara motor yang diyakini oleh pelaku dari anggota geng Fatmawati. Disebutkan bahwa sepeda motor milik anggota gangster pelaku pernah dirampas oleh salah satu anggota dari geng Fatmawati.

Kompol Agung membeberkan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/7/2022) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Awalnya, korban berinisial BS bersama rekannya berinisial M dan A melintas ke arah ITC Fatmawati, Cilandak dengan mengendarai dua sepeda motor. Setibanya di Jalan H Nawi Raya, datang segerombolan orang dari arah berlawanan dan langsung memberhentikan korban, mereka kemudian mengacungkan senjata tajam sembari berteriak ‘Wayo lo mati lo lepasin kunci motor lo’.

“Kemudian para pelaku membacokan sebilah celurit ke arah korban BS dan mengenai bagian tangan, punggung, perut kanan hingga ususnya terburai keluar. Pelaku juga membacok korban A yang tak jauh dari TKP sehingga A mengalami luka robek di tangan kanan,” jelas Agung.

“Kemudian para pelaku menggondol sepeda motor jenis Honda Beat berwarna hitam dengan nopol R 6233 LV. Pasca kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke RS Fatmawati dan nyawa korban BS tidak bisa tertolong,” imbuh Agung.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Cilandak dengan nomor: LP/524/K/VII/2022/Sekcil. Usai menerima laporan, tim gabungan dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Kompol Widy Irawan, AKP Saifudin Kanip, AKP Binur Simbolon, AKP A Zakaria, Ipda Joko Umbaran, Ipda Adin Rifa’i, dan Ipda Yanuar Syahyadi langsung turun tangan dengan melakukan penyelidikan dam memintai keterangan dari para saksi di TKP.

“Tim juga mengecek rekaman CCTV dan berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku. Kemudian pada tanggal 31 Juli 2022 sekitar pukul 04.00 WIB, polisi berhasil meringkus tiga pelaku,” kata Agung.

Akibat perbuatannya itu, ketiga pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan/atau Pasal 365 KUHP dan terancam hukuman paling lama 15 tahun kurungan penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *