Pedangdut Senior Neneng Anjarwati Meninggal Dunia Saat Masih Positif COVID-19, Begini Kondisi Terakhirnya

Penyanyi dangdut senior yang bernama Neneng Anjarwati menghembuskan nafas terakhir usai menjalani perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di Jakarta. Neneng Anjarwati dinyatakan terpapar COVID-19.

Anak ketiga dari Neneng Anjarwati bernama Daviz Anugrah mengungkapkan kondisi terakhir yang dialami oleh sang bunda. Seperti diketahui, Daviz dan Neneng Anjarwati sama-sama dinyatakan terinfeksi virus corona. Hanya saja, Daviz sudah sembuh lebih dulu.

Putra bungsu Neneng Anjarwati itu mengungkapkan “Untuk kronologi meninggalnya sang bunda, jadi dua minggu sebelumnya aku dan Mama sama-sama merasakan gejala meriang dan panas selama 2 hari. Namun pada hari ketiga aku sudah sembuh duluan, sedangkan kondisi Mama masih drop. Kita kemudian coba untuk swab dan hasilnya aku dan mama sama-sama positif COVID-19”.

Daviz menambahkan “Aku kemudian menjalai isolasi mandiri begitu juga dengan, Mama, namun pada hari ke berapa gitu saturasi oksigen mama terus menurun. Yang awalnya kita paksain untuk menjalani isoman menggunakan peralatan yang seadanya, akhirnya kita larikan mama ke rumah sakit”.

Neneng Anjarwati sempat mendapat perawatan di IGD setibanya di rumah sakit yang terletak di kawasan Pondok Labu. Setelah itu, penyanyi dangdut yang dikenal dengan dandanannya yang nyentrik tersebut baru bisa masuk ke ruang isolasi.

Namun, kondisi Neneng Anjarwati justru semakin menurun dan bahkan sempat masuk ruang ICU. Di sana, Neneng Anjarwati memerlukan donor plasma darah.

Daviz menuturkan “Mama sempat menjalani perawatan di IGD selama dua hari, kemudian masuk ke ruang isolasi selama lima hari, nah puncaknya ketika masuk ruang ICU, di sana mama membutuhkan dua kantong donor plasma darah B plus. Setelah dapat, perawat bilang kalau masih kurang. Untuk saat ini, orang sudah ada vaksin untuk mencari golongan darah B plus agak susah. Seharusnya hari ini mengambil hasil darah. Namun Tuhan berhendak lain. Kita sudah bolak balik ke PMI dank e rumah sakit, sekuat dan semampu kita, namun memang sudah waktunya juga”.

Penyanyi dangdut senior, Neneng Anjarwati meninggal dunia dalam kondisi masih positif COVID-19. Sebelum menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit, Neneng Anjarwati sudah menjalani perawatan selama 14 hari.

Neneng Anjarwati sendiri diketahui memiliki penyakit bawaan yaitu penyakit diabetes dan asam urat.

Daviz mengungkapkan “Jadi mama sudah ada penyakit bawaan seperti diabetes dan asam urat. Untuk penderita COVID-19 yang bisa sembuh, bagi yang tidak memiliki penyakit bawaan. Sementara mama punya riwayat penyakit asam urat dan diabetes. Jadi imunnya juga kena sehingga membuatnya ngedrop banget”.

Neneng Anjarwati menghembuskan nafas terakhir di usia 54 tahun. Dalam dunia musik dangdut, Neneng Anjarwati dikenal sebagai sosok penyanyi dangdut senior yang ternama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *