Pemain Juventus Sepakat Potong Gaji

Untuk mengatasi krisis yang disebabkan oleh penyebaran virus corona, Juventus secara resmi mengumumkan pemotongan gaji pemain serta jajaran pelatih. Langkah ini diambil Si Nyonya Tua untuk menekan jumlah pengeluaran hingga 90 juta euro.

Wabah virus corona sudah membuat kompetisi sepakbola di Eropa khususnya lumpuh untuk sementara waktu. Juventus, menjadi salah satu klub yang merasakan dampak ini. Salah satunya dengan krisis keuangan, karena tersendat tidak adanya pertandingan.

Sebagian besar pendapatan klub didapat dari penjualan tiket, sementara itu kompetisi Serie A saat ini tengah ditangguhkan hingga jawal yang belum bisa ditentukan. Juventus harus bisa mencari siasat agar keuangan mereka tetap stabil dan tidak terganggu.

Juventus Potong Gaji Pemain

Dengan keputusan yang dibuat klub, baik pemain ataupun jajaran pelatih tidak merasa keberatan. Mereka sepakat untuk memotong gaji, sebab pada dasarnya mereka tidak bekerja sebagaimana semestinya katena kompetisi sedang dijeda.

Dengan langkah ini, Juventus bisa menghemat setidaknya sebesar 90 juta euro atau sekitar Rp. 16 Triliun. Pengumuman ini diungkapkan langsung melalui situs resmi klub.

“Melihat kondisi kesehatan di dunia saat ini, kegiatan olahraga sepakbola tidak dapat dilanjutkan. Juventus sudah mencapai kesepakatan dengan para pemain juga staf pelatih di tim utama mengenai pengurangan gaji musim ini.” ungkap situs resmi Bianconeri.

“Kesepakatan ini dibuat untuk mengurangi kompensasi dalam jumlah yang sama untuk beberapa bulan kedepan. Dampak positif dari kesepakatan ini, Juventus bisa menyelamatkan sebanyak 90 juta euro dalam laporan keuangan di musim 2019/2020.”

Akan tetapi jika nantinya kompetisi kembali bergulir setidaknya di bulan Maret-Juli, pihak dari Juventus akan kembali melakukan pembicaraan kepada pemain dan staf pelatih. Harapannya, gaji pemain serta pelatih bisa kembali normal seperti biasanya.

Tidak hanya Juventus, beberapa tim Eropa lainnya juga melakukan hal sama untuk menekan jumlah pengeluaran di masa sulit ini. Barcelona dan Atletico Madrid sebelum nya juga telah mengumumkan hal serupa, dan diharapkan kondisi bisa kembali kondusif.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *