Pemerintah Harus Mengevaluasi Pelaksanaan PON XX Papua

Pemerintah Harus Mengevaluasi Pelaksanaan PON XX Papua – Pakar Epidemiolog Griffith University Australia, yakni Dicky Budiman telah mengatakan, bahwa pemerintah perlu melakukan evaluasi setelah menyelenggarakan event yang telah melibatkan keramaian sepertii Pekan Olahraga Nasional atau PON XX yang dilaksanakan di Papua.

Hal itu menyusul dengan ditemukannya kasus baru virus corona atau Covid 19 yang sudah menyebabkan munculnya klaster di pelaksanaan pesta olahraga paling besar di Indonesia tersebut.

‘’Hal yang sangat penting, usai mengadakan beberapa event keramaian seperti itu, pemerintah harus segera melakukan evaluasi,’’ kata Dicky kepada awak media, pada hari Selasa, 12 Oktober 2021.

Dicky mengatakan, bahwa melakukan evaluasi sangatlah penting dilakukan dan juga tidak boleh terlalu lama pada saat pelaksanaannya.

Evaluasi itu, kata dia, dimaksudkan untuk menjadi dasar perbaikan untuk adakan berbagai event yang serupa di hari yang akan datang.

Evaluasi itu nantinya akan melihat tentang apa saja yang perlu dilakukan perbaikan, mulai dari penerapan protokol kesehatan atau prokes, adanya berbagai kebocoran, beberapa titik lemah dan juga lengah, sampai dengan usulan perbaikan dan juga hasil revisinya pun juga turut diberikan.

‘’Hal Ini sangat penting untuk dilakukan untuk menjadi dasar bagi berbagai aktivitas olah raga yang serupa dalam skala yang kecil. Jika tidak ada evaluasi dan juga tidak disampaikan ke publik, maka nantinya hal yang seperti itu akan berpotensi terulang lagi,’’ tutur Dicky.

Terlebih lagi, saat ini sudah sangat banyak masyarakat yang sudah terinfeksi atau terpapar virus corona atau Covid 19.

Termasuk kesiapan dalam memasuki masa transisii yang salah satunya merupakan harus siap dngan beragam protokol kesehatann, diantaranya adalah protokol kesehatan pada berbagai event besar olah raga.

Diketahui bahwa kasus virus corona atau Covid 19 dalam pelaksanaan PON XX yang dilaksanakan di Papua makin meningkat.

Pada tanggal 9 Oktober, diketahui ada sebanyak 45 kasus yang ke esokan harinya naik menjadi sebanyak 65 kasus.

Lalu pada hari Senin, 11 Oktober 2021, kasus Covid 19 yang terjadi di PON XX tersebut pun naik lagi menjadi sebanyak 83 kasus.

Diketahui, bahwa atlet yang berasal dari cabang olah raga judo dan juga sepatu roda menjadi kelompok yang paling banyak terjangkit virus corona atau Covid 19. Ada juga atlet yang berasal dari cabang olah raga motocross, krikett, panahan, dan juga sejumlah cabang yang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *