Petugas Gabungan Kota Blitar Gelar Razia Kos, 11 Pasangan Mesum Terciduk

Petugas Gabungan Kota Blitar Gelar Razia Kos, 11 Pasangan Mesum Terciduk – Ada sebanyak 11 pasangan mesum yang telah dicuduk ooleh petugas gabungan dari beberapa rumah kos yang berada di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Razia kos kembali digelar setelah pihak polisi telah mengungkap kasus prostitusi online dengan korban enam pelajar.

Camat Sananwetan Heru E Pramono mengatakan bahwa razia ini telah melibatkan TNI, Polri dan Muspika. Ada dua sasaran razia, yaitu rumah kos yang berada di Kelurahan Sananwetan dan Kelurahan Bendogerit.

Heru E Pramono kepada wartawan, pada hari Jumat (9/4/2021) mengatakan bahwa dari Sananwetan kami telah bawa ke kecamatan ada 15 orang dan dari Bendogerit ada 7 orang. Mereka merupakan pasangan yang telah kami temukan berada dalam satu kamar, namun tidak bisa menunjukkan dokumen pernikahan yang sah. Yang dua itu malah satu kamar dua cewek dan satu cowok.

Mereka yang telah terciduk, lanjutnya juga langsung diambil tes rapid antibody. Dari hasilnya, ada dua orang yang dinyatakan reaktif. Satu dari Sananwetan adalah warga asli, dan satu dari Bendogerit merupakan pendatang yang berasal dari Jawa Barat. Mereka yang hasil rapid antibodinya dinyatakan reaktif, langsung dibawa ke Puskesmas Sananwetan untuk menjalani tes PCR.

22 orang yang telah dibawa ke kecamatan selanjutnya didata. Kemudian kecamatan Sananwetan berkoordinasi dengan pamong desa tempat mereka tinggal sesuai yang telah tercantum di kartu iddentitasnya. Mereka juga telah membuat surat persyaratan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama lagi.

Heru E Pramono mengaku bahwa adanya laporan penyalahgunaan rumah kos akan disampaikan kepada pihak satpol PP. Karena pihaknya hanya terbatas pada fungsi pengawasan saja. Plt Kasatpol PP Kota Blitar Hadi Maskun telah mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh camat dan jajarannya. Karena mereka juga memiliki fungsi pengawasan.

Hadi Maskun mengatakan bahwa dirinya apresiasi razia yang telah dilakukan Camat Sananwetan pada hari ini. Kami saat ini juga masih menunggu hasil dari laporan dan koordinasinya, jika memang ada pelanggaran maka kami akan berikan sanksi kepada pemilik rumah kos sekaligus penghuninya juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *