Polisi Tangkap 2 Pelaku Peredaran Sabu Jaringan Internasional di Bone Sulsel

Polisi berhasil meringkus dua orang pelaku peredaran narkoba jenis sabu jaringan internasional yang diketahui berinisial ER dan DS di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Yang mana salah satu pelaku berinisial ER adalah ketua RT.

Penangkapan itu dilakukan di Desa Itterung, Kecamatan Tellusiattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (21/10/21). Polisi mengamankan Ketua RT itu ketika sedang mengendarai motor dinasnya.

Kasat Narkoba Polres Bone bernama AKP Aswandi, ketika dimintai konfirmasi pada Kamis (21/7/21) membenarkan bahwa ada 2 pelaku yang ditangkap pada Minggu (3/10/2021). Kedua tersangka masuk dalam jaringan internasional Nunukan Malaysia. Kini, keduanya telah diamankan untuk penyidikan lebih lanjut.

Barang haram tersebut bisa masuk ke Indonesia lewat jalur Malaysia ke Nunukan (Kalimantan Timur). Setelah itu, lewat jalur laut menuju Pelabuhan Parepare untuk mencapai ke Bone.

Petugas turut menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku berupa satu sachet besar sabu yang disimpan dalam plastik bening yang didapatkan dari tangan kanan pelaku ER, dan satu sachet sabu berukuran sedang dan kecil masing-masing ditemukan dalam helm milik pelaku DS.

Aswandi mengatakan menurut pengakuan dari kedua pelaku, barang haram itu diperoleh dari seseorang yang berinisial SD sebanyak satu bal, lalu dibagi 2 dan dibagi 3. Sejauh ini, kami sudah menetapkan SD sebagai DPO.

Selain menyita barang bukti sabu, polisi juga mengamankan sepeda motor dan helm yang dipakai oleh tersangka. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua tersangka sudah mengedarkan sabu senilai Rp 40 juta. Sedangkan untuk sabu yang telah disita ini seberat 47 gram dengan nilai Rp 50 juta.

Kini, kedua tersangka sudah mendekam di balik jeruji tahanan di Mapolres Bone. Keduanya akan disangkakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun kurungan penjara.

AKP Aswandi menambahkan kedua terangka akan dijerat dengan Pasal 114 (2) juncto Pasal 132 (1) UUD RI Nomor 35 Tahun 2009 terkait Narkoba dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun kurungan serta denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 13 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *