Real Madrid Sudah Sepakat Lakukan Potong Gaji

Ditengah wabah virus corona saat ini, membuat sebagian besar klub mengalami krisis karena tidak adanya pertandingan. Salah satu cara untuk mengurangi resiko bangkrut, banyak yang sudah memberlakukan potong gaji pada setiap pemain. Tanpa terkecuali Real Madrid, mereka saat ini sudah menemukan kata sepakat dari para skuadnya.

 Dengan tidak adanya pertandingan, tentu pendapatan klub semakin berkurang. Terlebih, mereka hanya mengandalkan pemasukan dari penjualan tiket. Los Blancos yang dikenal sebagai tim besar, juga melakukan hal sama untuk menekan jumlah pengeluaran selama pandemi ini.

Melihat kondisi saat ini, bahkan sempat memunculkan opsi untuk menghentikan kompetisi. Namun banyak yang mengungkapkan tidak setuju, pasalnya kompetisi masih menyisakan banyak laga. Terlebih El Real juga sedang dalam misi mengejar ketertinggalan dari pemuncak klasemen semantara Barcelona.

Real Madrid Sepakat Potong Gaji

Untuk mengatasi permasalahan keuangan, tim yang dikomandoi oleh Zinedine Zidane ini mengambil langkah dengan memangkas gaji pemain, staf dan jajaran pelatih. Madrid kabarnya sudah mencapai kesepakatan dengan tim utama sepakbola, Castilla dan basket dengan besaran 10%.

Menurut laporan dari Marca, kesepakatan ini didapat setelah pihak manajemen melakukan negosiasi dengan kapten tim utama yaitu Sergio Ramos. Namun jika nantikan kompetisi musim ini tidak dilanjutkan, maka potongan akan ditambah menjadi 20%.

“Para pemain yang tergabung dalam naungan Real Madrid sudah menemukan kata sepakat untuk mengurangi bayaran mereka di tahun ini. Potongan yang akan diterima yaitu sekitar 10 persen hingga 20 persen, itupun tergantung bagaimana kelanjutan kompetisi musim ini.” ucap pernyataan resmi Klub.

Berkat langkah ini, El Real dikabarkan berhasil menghemat sekitar 50 juta euro. Jumlah tersebut turut membantu tim agar tetap bisa menggaji karyawan lain di klub secara penuh. Dan diharapkan kondisi segera bisa membaik, agar segera dilaksanakan kembali pertandingan musim ini.

Menurut data diambil dari tanggal 8 April 2020, terdapat sekitar 4.813 orang yang terinfeksi virus corona dinyatakan sembuh. Dengan terus meningkatnya angka kesembuhan ini, diharapkan masa krisis segera berakhir.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *