Rezky Aditya Tidak Mau Mengakui Anaknya, Wenny Ariani Siap Ajukan Tes DNA

Rezky Aditya tidak mau mengakui bahwa anak yang dilahirkan Wenny Ariani bukan anak kandungnya. Pasalnya Rezky merasa bahwa dirinya tidak pernah punya hubungan spesial dengan Wenny.

Rezky Aditya lewat kuasa hukumnya mengungkapkan hal itu di persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang. Rezky mengatakan hubungannya dengan Wenny cuma sebatas rekan bisnis.

Tidak mau dituding berbohong, Wenny Ariani akan mengajukan tes DNA ke Pengadilan Negeri Tangerang.

Kuasa hukum Wenny Ariani bernama Tigor L Manik mengatakan “Kami akan segera meminta PN Tangerang untuk mengirimkan surat agar hanya pihak pengadilan yang dapat memaksa untuk dilakukan tes DNA”.

Tigor L Manik menyebut Rezky Aditya pasti akan menolak jika tes DNA diminta langsung oleh Wenny Ariani. Oleh karena itu, ia akan mengirimkan surat permintaaan tes DNA lewat jalur hukum.

Tigor L Manik menambahkan “Kita tidak bisa meminta kepada tergugat secara langsung, namun jika tergugat tetap tidak mau ya biarkan pihak pengadilan yang memaksanya untuk melakukan tes DNA”.

Wenny Ariani sendiri akan terus berjuang untuk mendapatkan hak pengakuan anaknya dari Rezky Aditya. Hal itu dilakukannya demi sang anak.

Tigor L Manik menuturkan “Kami akan terus berusaha untuk memperjuangkan hak anak yang terlahir dari hubungan mereka. Jadi itu merupakan hak keperdataan dan kami wajib untuk memberikan pembelaan”.

Tigor L Manik menambahkan “Karena dalam peraturan undang-undang memperbolehkan lewat putusan MK sudah jelas bahwa hubungan anak di luar pernikahan itu jatuh pada ibu dan keluarganya serta laki laki itu. Nanti laki-laki itu juga harus siap untuk dibuktikan”.

Untuk selanjutnya, sidang akan digelar pada tanggal 1 September 2021 mendatang. Adapun agenda dalam sidang itu yakni mendengarkan tanggapan dari pihak Wenny Ariani.

Tigor L Manik mengatakan “Kami sudah meminta waktu selama dua minggu ke PN Tangerang untuk memberikan jawaban atas pernyataan mereka sekaligus melakukan beberapa upaya yang bisa kami lakukan baik itu lewat perdata maupun lewat pidana karena apapun yang terjadi kami akan terus memperjuangkan hak dari anak itu”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *