Sebelum Jadi Selebgram Berpenghasilan Puluhan Juta, Jena Dammaya Ternyata Pernah Berjualan Keripik

Nama Jena Dammaya sangat dikenal di media sosial, tetapi tak disangka, sebelum menjadi selebgram yang memiliki penghasilan hingga puluhan juta rupiah dalam satu bulan, ia sempat menjadi penjual keripik.

Jena Dammaya pun mengungkapkan perjalanan kariernya. Wanita yang bernama asli Karunia Dammayanty itu bukan berasal dari keluarga yang berada. Saat masih duduk di bangku SMK, ia pernah jualan keripik pangsit yang dihargai Rp 1.000 per bungkus.

Lalu, Jena Dammaya mencoba terjun ke dunia modeling dengan bekal penampilan yang dimilikinya. Hingga akhirnya, wanita yang memiliki tinggi 170 cm tersebut menjadi pusat perhatian banyak pengunjung di sebuah mal.

Jena mengatakan “Saya mengawali karir dari dunia modeling. Saat itu masih gratis dengan berkolaborasi sama fotografer ini. Hingga mendapat penghasilan pertama sebesar Rp 100 ribu sebagai body painting. Sampai gue seharian dilihatin terus oleh banyak orang di mal, bahkan ada yang nanya ini beneran digambar”.

Dari situ, Jena akhirnya berhasil menjadi brand ambassador dari produk laptop. Wanita kelahiran 17 Oktober 2000 tersebut juga mendapat tawaran untuk bergabung ke perusahaan eSport dan sampai menjadi brand ambassador game Cloud Song.

Jena menuturkan “Kemudian gue jalani sendiri eSport usai ada perusahaan eSport yang bubar. Jumlah followers pun naik hingga 200 ribu”.

Sebelum terkenal seperti sekarang, Jena Dammaya mengungkapkan bahwa dirinya sempat bekerja di sejumlah tempat. Ia mengaku pernah menjadi karyawan di sebuah minimarket, SPG mobil, hingga menjadi waitress di sebuah kelab malam waktu masih kuliah.

Tetapi kini, Jena Dammaya sudah fokus ke pekerjaannya di bidang game, foto, dan selebgram. Wanita keturunan Tiongkok tersebut tidak segan-segan mengungkap penghasilannya per bulan yakni sekitar Rp 50 juta. Barang pertama yang ia beli dari penghasilannya yakni berupa cincin emas dua gram seharga Rp 2,2 juta untuk ibunya. Dia juga mengaku lebih mencintai ibunya dibandingkan dirinya sendiri.

Meski demikian, Jena Dammaya tidak membantah bahwa kariernya sebagai model dulu sempat ditentang oleh ayahnya. Namun pada akhirnya orang tuanya sekarang mau mensupports seratus persen dengan apa yang dilakukan olehnya.

Jena menambahkan “Bapak gue dulu nggak support kalau gue jadi model. Kalau nyokap gue dukung seratus persen. Gue pertama kali foto jadi model di Central Park sampai harus nangis-nangis dulu saat minta izin ke bokap. Bokap menilai pekerjaan sebagai modeling itu nggak bagus dan nggak bener, karena takutnya nanti gue jadi salah jalan. Sampai akhirnya gue bilang, coba cek mutasi bank, gue berani. Namun kini bokap justru dukung seratus persen, seperti syuting di mana, jangan sampai lupa makan, yang semangat ya”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *