Selama Seminggu, Kasus Corona Turun 40%

Selama Seminggu, Kasus Corona Turun 40% – Menurut data dari Satgas Penanganan Covid 19, jumlah kasus positif telah mengalami penurunan selama satu minggu ini.

Akan tetapi, penurunan kasus tersebut juga dibarengi dengan menurunnya jumlah pemeriksaan pada spesimen.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan Covid 19 pada hari Kamis, 15 Juli telah menunjukkan bahwa kasus positif berjumlah 56757 orang. Lalu, Satgas juga mencatat sebanyak 33772 kasus positif pada hari Rabu, 21 Juli 2021.

‘’Kalau dilihat dari 7 hari ke belakang, kasus positif telah mengalami penurunan secara nasional, yakni sebesar 40%,” ungkap juru bicara Satgas yakni Wiku Adisasmito pada hari Kamis, 22 Juli 2021.

Meski begitu, jumlah test pada periode tersebut juga telah menunjukkan penurunan.

Angka pemeriksaan terhadap spesimen pada hari Kamis, 15 Juli sebanyak 249059 sampel. Selanjutnya pada hari Jumat, 16 Juli sebanyak 258532 sampel.

Pada hari Sabtu, 17 Juli 2021 jumlah testing terhadap spesimen mengalami penurunan menjadi 251392 dan 192918 sampel di hari Minggu 18 Juli 2021.

Data pemeriksaan terhadap spesimen semakin menurun pada hari Senin, 19 Juli, yaitu sebanyak 160686 sampel. Kemudian, sebanyak 179275 sampel di hari Selasa, 20 Juli dan sebanyak 153330 sampel di hari Rabu, 21 Juli 2021.

Wiku mengatakan, bahwa peningkatan pemeriksaan harus menjadi perhatian oleh pemerintah.

Dia mengingatkan, bahwa semakin banyak pemeriksaan maka semakin banyak pula kasus Covid 19 yang bisa terdeteksi serta ditangani sedini mungkin.

Selain itu, yang perlu jadi perhatian yaitu kasus kematian.

Wiku mengatakan, bahwa angka kematian karena Covid 19 meningkat selama 7 hari terakhir.

Dalam 6 hari secara berturut-turut, tingkat kematian bertambah lebih dari 1000 kasus tiap harinya.

Lalu, pada periode tersebut, Satuan Tugas telah mencatat kenaikan angka kesembuhan sebanyak 70%.

Wiku juga mengatakan, bahwa persentase dari kasus aktif telah menurun dalam 3 hari terakhir.

‘’Persentase BOR harian pada tingkat nasional secara konsisten menurun selama 7 hari ini dari sebelumnya sebesar 76,26% menjadi 72,82%,’’ tutur Wiku.

Sedangkan dari daerah yang berisiko penularan, kata Wiku saat ini ada 180 kabupaten/kota yang menyandang status zona merah.

‘’Adapun zonasi tersebut telah didominasi oleh kabupaten atau kota yang ada di provinsi Jawa Timur yakni sebanyak 33 kabupaten atau kota, sementara di Jawa Tengah ada 29 kabupaten atau kota dan Jawa Barat sebanyak 21 kabupaten atau kota,’’ pungkas Wiku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *