Seorang Bapak di Tambora Tega Memperkosa Anak Tirinya Sejak Tahun 2018-2021

Seorang bapak di Tambora, Jakarta Barat (Jakbar) diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap anak tirinya yang masih berusia 15 tahun. Untuk saat ini, pihak kepolisian tengah mengusut aksi bejat yang dilakukan oleh bapak tiri tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat bernama Kompol Joko Dwi Harsono ketika dimintai konfirmasi pada Minggu (18/7/2021) mengatakan adapun motif pelaku nekat memperkosa korban yaitu karena nafsu.

Kompol Joko mengatakan kini Bapak tiri itu sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Menurut keterangan yang kami peroleh sementara, bapak tiri itu mengaku tidur bersama istri dan anak tirinya dalam satu kamar.

Kompol Joko menuturkan awalnya pelaku dan korban beserta ibu kandung korban yang tak lain adalah istri pelaku sedang tidur sekamar.

Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian berhasil mengamankan seorang pelaku pemerkosaan terhadap gadis dibawah umur pada Jumat (16/7/2021). Saat ini, kasus dugaan pemerkosaan tersebut sudah ditangani oleh Unit PPA Polres Metro Jakbar untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kasus tersebut mulai terungkap usai korban menceritakan aksi pemerkosaan pelaku kepada bapak kandungnya. Dan lebih parahnya lagi, pelaku sudah memperkosa korban sejak korban masih berusia 13 tahun.

Bapak kandung korban saat dikonfirmasi mengatakan aksi pemerkosaan itu pertama kali dilakukan saat korban masih duduk dibangku kelas I SMP, tepatnya mulai tahun 2018 hingga tahun 2021 ini. Jadi korban pertama kali diperkosa oleh pelaku saat usianya masih sekitar 13 tahun dan sudah berlangsung hingga berulang kali.

Bapak kandung korban mengatakan selama ini korban tidak berani cerita kepada siapa pun karena pelaku sering mengancam korban akan menyakiti ibunya kalau sampai berani melapor.

Bapak kandung menambahkan jadi korban cerita kepada saya kalau dia takut, karena sering diancam oleh ayah tirinya, jika sampai cerita ke orang lain, ibunya nanti akan disakitin. Menurut cerita anak saya, ancaman dari bapak tirinya seperti itu.

Akibat kejadian itu, korban saat ini tengah mengalami depresi. Untuk menghilangkan rasa traumanya itu, korban kini tengah menjalani trauma healing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *