Seorang Dukun di Bandung Barat Perkosa Anak Tiri Hingga Hamil

Seorang Dukun di Bandung Barat Perkosa Anak Tiri Hingga Hamil – Seorang dukun berinisial S alias Eyang Anom (50), di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, telah mencabuli dan memperkosa anak tirinya berinisial T (18) hingga hamil.

Ketua RW setempat Dudi Suwandi, mengatakan korban T berani menceritakan perbuatan bejat pelaku kepada ibunya setelah sang ibu berselisih paham dan minta cerai.

Dari pengakuan T, Eyang Anom melakukan aksi pencabulan itu sejak kelas 3 SD dan setelah T masuk SMP, pelaku kemudian memperkosanya.

Dudi mengatakan jadi selama korban SMP hingga lulus SMA, pelaku sering memperkosanya. Menurut cerita T, dalam satu minggu ayah tirinya pasti beberapa kali minta sama korban dengan paksaan dan ancaman.

Jadi selama melakukan aksi bejatnya, korban diancam pakai senjata tajam untuk tidak melapor kepada ibunya atau keluarga yang lain sehingga korban tidak berani bilang.

Dudi menjelaskan dia bersama sesepuh didampingi polisi mendatangi pelaku untuk menanyakan kebenarannya. Pelaku pun sudah mengakui telah mencabuli dan menyetubuhi anaknya sendiri. Bahkan pelaku juga sempat nangis-nangis untuk minta diampuni oleh anak dan istrinya.

Namun saat momen itu terjadi, pelaku tiba-tiba beralasan mau ke kamar mandi, dan ternyata ketika kembali lagi dia justru bawa pisau. Mungkin ingin menyerangnya dan polisi atau keluarganya, tapi beruntung petugas berhasil mengamankannya.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan baju dan celana dalam korban, baju yang dikenakan pelaku ketika menyetubuhi korban, serta beberapa senjata tajam seperti golok, kapak, dan kayu yang disimpan di dalam karung untuk mengancam korban.

Eyang Anom dikenal sebagai dukun yang mempunyai cukup banyak tamu. Setiap harinya pasti ada orang yang datang ke rumah untuk bertemu dengan Eyang Anom atau Eyang Yusuf.

Saat ini pelaku telah mendekam di tahanan Polres Cimahi. Sementara untuk korban T dan ibunya tetap tinggal di rumah yang menyimpan kenangan buruk untuk keduanya.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro, membenarkan kalau pelaku dugaan pencabulan dan persetubuhan telah diamankan dan kami sedang melakukan pemeriksaan. Dugaan sementara, korbannya baru ada satu orang, namun kami masih mendalami terkait dugaan adanya korban lain.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *