Seorang Karyawan Warung Sate di Mojokerto Tewas Ditusuk Orang Tak Dikenal

Seorang pria bernama Riski Ardiyanto (27) ditusuk oleh orang tak dikenal (OTK) hingga tewas di Dusun Kraton, Desa Temon, Trowulan, Mojokerto. Sebelum ditemukan tewas, karyawan warung sate itu sempat menghubungi calon mertuanya via telepon dan berteriak meminta tolong.

Salah seorang warga mengatakan sekitar pukul 14.00 WIB siang, korban sempat menghubungi calon mertuanya untuk minta tolong, namun ketika ditanya posisinya ada dimana, teleponnya sudah keburu mati.

Menurut keterangan dari Kepala Dusun setempat, Kraton Saifudin (53), ada salah seorang warga bernama Yuni (45) sempat mendengar teriakan korban sedang minta tolong pada pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban berada di sebuah kebun bambu di belakang rumah Yuni. Namun, saat itu Yuni tidak mengecek ke belakang rumahnya karena hendak mengantar anaknya mengaji.

Saifudin mengungkapkan dalam kondisi terluka parah, karyawan warung sate itu kemudian berlari ke jalanan yang berjarak sekitar 50 meter. Korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir di pinggir jalan atau lebih tepatnya di depan rumah warga.

Yuni mengatakan sekitar pukul 14.30 WIB, dirinya sempat mendengar teriakan minta tolong korban hingga beberapa kali. Suara itu berasal dari kebun bambu yang terletak di belakang rumahnya. Ia tidak tahu ada berapa orang dan apa yang sedang terjadi di belakang rumah, karena ia sendiri tidak berani mengecek ke belakang.

Riski diketahui bekerja di sebuah warung sate milik calon mertuanya bernama Amin yang belokasi di Jalan Raya Trowulan, Mojokerto. Sebelum tewas, pria warga Bandaran, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang itu juga sempat menghubungi Amin.

Ketika jenazah Riski diperiksa oleh tim Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto, ditemukan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri dan perut. Sementara itu, Kapolsek Trowulan bernama Kompol Imam Mahmudi menduga Riski tewas ditusuk oleh orang tak dikenal di kebun bambu yang terletak di belakang rumah Yuni. Setelah itu, korban kemungkinan berlari lalu terjatuh dan meninggal dunia di Jalan Kraton.

Riski ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa di pinggir jalan Dusun Kraton, Desa Temon, sekitar pukul 14.30 WIB sore. Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap di bawah pohon atau lebih tepatnya di depan rumah warga. Saat ditemukan, Riski mengenakan kaos dan celana panjang warna hitam.

Sejauh ini, polisi masih menemukan sandal dan handphone milik korban. Selain itu, polisi juga menemukan kunci sepeda motor di saku celana korban. Sedangkan motor yang diduga dikendarai oleh korban belum juga ditemukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *