TNI AL Menangkap PMI Ilegal Yang Membawa 7 Kg Sabu Di Perairan Asahan

Anggota TNI AL Lanal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara membekuk satu orang pekerja migran Indonesia atau PMI ilegal asal Sampang, Madura, Jawa Timur yang mengantar narkotika kategori sabu-sabu di laut Muara Suangai Asahan, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, pada Sabtu, 16 September 2023 kemarin.

Dari tangan laki-laki berinisial SA (48), anggota mendapatkan alat bukti narkotika kategori sabu-sabu sejumlah tujuh kg. Dari informasi SA, sabu-sabu dengan berat 7 kg itu berasal dari Malaysia serta rencananya bakal dibawa ke Jawa Timur buat diberikan oleh temannya.

Dari hasil penyelidikan kepada tersangka yang adalah kurir narkoba ini, dirinya disuruh oleh temannya yang berinisial A yang adalah penduduk asal Jawa Timur buat mengambil narkotika kategori sabu-sabu dengan bayaran senilai Rp 350 juta.

Letkol Laut Aan Prana Tuah Sebayang yang merupakan Danlanal Tanjung Balai Asahan menjelaskan, penangkapan kurir sabu ini bermula dari tim F1QR atau Fleet One Quick Response Lanal Tanjung Balai Asahan ketika itu sedang melaksanakan patroli rutin di laut Kuala Bagan Asahan. Pada ketika itu anggota menyaksikan satu buah perahu Nusantara Timur GT yang mencurigakan. setelah itu anggota patroli melaksanakan pengejaran serta pemberhentian secara paksa.

Sesudah sukses diberhentikan, di dalam perahu itu ada dua orang anak buah kapal atau ABK serta 2 orang PMI. setelah itu anggota melaksanakan penggeledahan pada barang bawaan PMI itu serta aparat mendapatkan barang bukti sabu sejumlah 7 bungkus besar seberat 7 kg di dalam tas SA.

Setelah itu anggota membawa tersangka SA serta alat bukti sabu ke Mako Lanal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara buat dilaksanakan proses investigasi lebih lanjut.

“Anggota kami mulanya menyaksikan satu buah perahu yang mencurigakan serta selanjutnya dilaksanakan pengejaran dan pemberhentian paksa kepada perahu itu. selanjutnya anggota melakukan penggeledahan barang bawaan kedua PMI ilegal itu serta dari tas salah seorang penumpang dengan inisial SA didapati 7 bungkus barang yang disinyalir narkoba serta dikemas dalam bungkusan teh cina,” ucap Aan.

Tidak cuma alat bukti 7 kg narkotika tipe sabu-sabu, aparat pula menyita tiga unit handphone milik tersangka yang adalah alat komunikasi dengan si bandar narkotika.

Buat proses pengembangan masalah lebih lanjut laki-laki, SA berikut dengan alat bukti narkotika tipe sabu-sabu sejumlah tujuh kg diberikan ke BNN Sumatera Utara. kurir sabu itu juga terancam sanksi penjara selama lebih dari 10 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *